Kategori: Tokoh

  • Strategi Cerdas Lani Dwi Rejeki PJ Bupati Batang Berhasil Turunkan Stunting, Kemiskinan, Inflasi, Hingga Raih Prestasinya Terbaik se-Indonesia

    Strategi Cerdas Lani Dwi Rejeki PJ Bupati Batang Berhasil Turunkan Stunting, Kemiskinan, Inflasi, Hingga Raih Prestasinya Terbaik se-Indonesia

    MAJALAHNDN.COM –  Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, berhasil menorehkan prestasi gemilang atas kinerjanya yang dinilai luar biasa oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Lani menerima penghargaan Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah tahun 2024 dalam kategori Kinerja Total Terbaik untuk Daerah dengan Kapasitas Fiskal Rendah.

    Penghargaan ini diberikan dalam acara yang berlangsung di The Tribrata Hotel & Convention Center Darmawangsa, Jakarta Selatan, dan menjadi pengakuan atas berbagai pencapaian strategis yang berhasil diraih Kabupaten Batang selama kepemimpinannya.

    Salah satu pencapaiannya adalah keberhasilan Kabupaten Batang mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada Oktober 2023. Lebih dari 99,07% warga, atau sekitar 827.425 jiwa, kini telah terlindungi oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

    “Dengan UHC, semua masyarakat bisa menjalani layanan kesehatan secara gratis. Meski sudah UHC, kita tentu tidak berharap untuk sakit,” ungkap Lani dengan penuh syukur. Ia menekankan bahwa UHC tak hanya memastikan layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh warga, tapi juga membuka peluang bagi masa depan yang lebih sehat dan produktif.

    “Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh DPRD Kabupaten Batang, yang turut mengalokasikan anggaran untuk mencapai target tersebut,” tambahnya.

    Keberhasilan di bidang kesehatan tak berhenti di situ. Program-program inovatif seperti D’Basinem (Desa Binaan Asi Thok Nem Wulan) dan Orang Tua Asuh Anak Stunting dinilai sangat efektif dalam menekan angka stunting di Kabupaten Batang. Melalui D’Basinem, Lani dan timnya hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa pemerintah mendampingi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan. “Kami hadir, bukan hanya dalam bentuk kebijakan di atas kertas, tetapi juga secara fisik dan emosional,” ujar Lani.

    Program Orang Tua Asuh Anak Stunting juga mendapatkan sambutan positif, dengan melibatkan perusahaan, tokoh lokal, dan masyarakat untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Program ini bertujuan memberikan dukungan gizi dan pemantauan berkala terhadap pertumbuhan anak-anak, sehingga angka stunting di Batang yang pada 2022 tercatat sebesar 11,3% berhasil ditekan menjadi 7,79% pada Juni 2024.

    Tidak hanya di bidang kesehatan, Lani juga menunjukkan komitmen tinggi dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Batang. Pada 2022, angka kemiskinan ekstrem tercatat mencapai 1,55% atau sekitar 12.000 jiwa. Namun, berkat berbagai program pemberdayaan masyarakat, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 0,4% atau sekitar 3.000 jiwa pada 2023.

    Lani menegaskan, “Kami berkomitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Batang. Kami ingin menciptakan masyarakat yang sejahtera dan bebas dari kemiskinan ekstrem.”

    Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Batang juga mengalami penurunan. Pada tahun 2022, TPT tercatat sebesar 6,64 persen. Namun, di tahun 2023, angka tersebut turun menjadi 6,06 persen. Keberhasilan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sebelumnya sebesar 69,45 di tahun 2022 menjadi sebesar 70,2 di tahun 2023.

    Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian daerah berjalan dengan baik.

    Di sektor pelayanan publik, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang juga mengalami peningkatan signifikan. Salah satu inisiatif yang mendapat apresiasi adalah optimalisasi layanan di Mal Pelayanan Publik. MPP kini melayani 373 jenis perizinan dari 28 instansi. Waktu layanan pun dipercepat, seperti pelayanan Konfirmasi Kesesuaian Pemanfaatan Tata Ruang Berusaha yang sebelumnya memakan waktu 10 hari kerja, kini hanya membutuhkan waktu 60 menit.

    Perubahan ini membuat masyarakat lebih mudah mengurus berbagai perizinan. Peningkatan ini juga tercermin dari jumlah izin usaha mikro dan kecil (UMK) yang dikeluarkan, meningkat drastis dari 3.867 izin pada 2022 menjadi 23.055 izin pada 2023.

    Lani menegaskan bahwa Kabupaten Batang tak hanya berfokus pada kesehatan dan pelayanan publik, tetapi juga berhasil mengendalikan inflasi secara efektif. Kabupaten Batang meraih penghargaan “Kategori Inovasi Gerak Cepat Pengendalian Inflasi Daerah 2024” dari salah satu media terkemuka.

    “Kami berusaha memfasilitasi petani agar hasil pertanian mereka dapat dipasarkan dengan baik,” jelas Lani.

    Ia juga menyebutkan bahwa inflasi di Kabupaten Batang selalu berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi Jawa Tengah hal itu berdasarkan Indeks Perhitungan Harga (IPH).

    “Kami ingin masyarakat tidak merasa terbebani dengan harga yang terus naik,” tambahnya.

    Pengendalian inflasi yang terus terjaga menjadikan Kabupaten Batang mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, dari capaian Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2021 di angka 4,88% di tahun 2023 peningkatanya sebesar 5,53%.

    Disektor lain pemerintah daerah juga konsen terhadap pengembangan jaringan internet di pelosok desa dan memastikan bahwa akses internet ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa khususnya.

    Fokus utama program ini adalah memperkuat akses internet di fasilitas-fasilitas umum, seperti balai desa, sekolah, fasilitas kesehatan, dan UMKM. Dengan demikian, diharapkan seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan dampak positif dari keberadaan internet.

    “Ini harus digunakan untuk hal-hal yang positif, untuk kelancaran administrasi desa, pembelajaran, UMKM dan juga membuka akses informasi masyarakat,” tambahnya.

    Dibidang Keterbukaan informasi publik, dari tahun ke tahu Pemerintah Kabupaten Batang menerima penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah sebagai Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten dengan predikat Informatif.

    Anugerah KIP adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh KIP kepada badan publik yang mematuhi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

    Pemilihan penerima penghargaan didasarkan pada pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh KIP.

    Tak kalah menariknya dibidang dalam pengelolaan manajemen terhadap para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tertata rapi sesuai prosedur yang ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Dibawah kepemimpinan Lani Dwi rejeki Pemerintah Kabupaten Batang masuk nominasi nasional tahun 2023. Atas keberhasilan tersebut Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menerima BKN Award.

    Sedangkan di bidang sosial politik pemerintah Kabupaten Batang juga berhasil menyelenggarakan Pemilu legislatif dan presiden berjalan aman kondusif dan tanpa ekses serta tingkat partisipasi pemilih mencapai 85,3 persen, meningkat dari 82,5 persen pada pemilu sebelumnya. Tak hanya itu, di Kabupaten Batang yang multi etnik dari berbagi suku, agama dan ada sekitar 1.500-an penghayat dengan berbagai aliran kepercayaan hidup rukun dan damai.

    Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki juga berhasil membina cabang – cabang olahraga hingga mengharumkan nama di kancah nasional.

    Di event Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Kiromal Katibin, si pemanjat tebing asal Batang, mencuri perhatian dengan aksi memukau di nomor speed WR perorangan putra dengan kecepatan kilat 4,33 detik, ia tidak hanya meraih emas, tetapi juga memecahkan rekor PON yang sudah ada.

    Di arena petanque, Fadhzilatul Al Azmi mengharumkan nama Batang dengan medali emas di nomor shooting women.

    Keberhasilan dua atlet ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki putra-putri Batang.

    Dengan berbagai pencapaian yang diraih, Lani Dwi Rejeki telah membuktikan bahwa Kabupaten Batang mampu bersaing dan berkembang di berbagai sektor, menjadikannya daerah yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing. “Kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankan prestasi ini, sekaligus menjadikan Batang sebagai kabupaten yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing,” jelasnya.

  • Komjen Pol. Agus Andrianto Prajurit Bhayangkara Menuju Kursi Menteri

    Komjen Pol. Agus Andrianto Prajurit Bhayangkara Menuju Kursi Menteri

    MAJALAHNDN.COM –  Sore itu, Senin, 14 Oktober 2024, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., memenuhi panggilan Presiden Terpilih Prabowo Subianto ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan.

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 yang sejak 24 Juni 2023 menjabat Wakapolri ini, untuk turut membantu pemerintahan Prabowo-Gibran (Gibran Rakabuming Raka) selama lima tahun ke depan.

    Sebagai prajurit Bhayangkara, pria kelahiran Blora, Jawa Tengah pada 16 Februari 1967 dengan tegas menyatakan siap mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden.

    Pemanggilan anak ke-11 dari 12 bersaudara dari pasangan Sukarsono dan Sri Sudaryati bersama sejumlah tokoh politisi, akademisi, birokrat, tokoh agama, mantan perwira militer dan polisi hingga sejumlah menteri yang masih menjabat, bukan tanpa alasan.

    Suami dari Evi Celiyanti ini merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang memiliki perjalanan karier panjang dengan segudang pengalaman dalam berbagai bidang tugas kepolisian. Pendidikan cemerlang hingga penghargaan dan sejumlah prestasi telah disandangnya.

    Lulus dari Akpol, Agus terus memperkaya keilmuannya di bidang kepolisian dengan mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan lanjutan. Antara lain S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) pada 1995.

    Termasuk di Sekolah Pimpinan (Sespim) dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti) di tahun 2012 hingga berbagai kursus di dalam dan luar negeri. Komjen Agus juga tercatat pernah menempuh pendidikan sebagai Mahasiswa S2 Ilmu Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

    Sedangkan karirnya diawali sebagai Pamapta atau Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Sabhara) di Polres Dairi pada 1989, di tahun kelulusannya dari Akpol. Setahun kemudian, menjadi Kapolsek Sumbul (1990), Kapolsek Parapat (1992), dan Kapolsek Percut Seituan (1995).

    Berikutnya menjadi Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resort (Kapuskodal Ops) Polres Lampung Selatan di tahun 1997, Kepala Satuan (Kasat) Serse Poltabes Medan (1999). Kemudian Kepala Sub Bagian (Kasubag) Binops Bagian Serse Ek Polda Jawa Timur (2001). Kemudian menjadi Kasubag Bin Ops Bag Serse Um Polda Jatim (2001), Wakapolres KP3 Tanjung Perak (2003), Perwira Menengah (Pamen) Polda Jatim 2005, serta Kasat I/Dit Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya 2006.

    Lalu Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tangerang pada 2007, Kapolres Metro Tangerang (2008), dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrim) Polda Sumut (2009). Selanjutnya Bareskrim Polri (2011), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri (Dlm Rangka Dik Sespimti). Kabagbinlatops Robinops Sops Polri (2013), Direktorat Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN pada 2015 (2015), dan melejit menjadi Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri pada 2016.

    Ditahun berikutnya, ayah dari tiga anak ini dipercaya menjadi Wakapolda Sumut (2017), Kapolda Sumut (2018), dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri pada 2019.

    Dua tahun kemudian, Komjen Agus ditunjuk menjabat Kabareskrim Polri (2021) hingga akhirnya menjadi Wakapolri di 2023. Di saat bersamaan, ia juga dipercaya menjadi Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19. Setelah itu, Komjen Agus dimutasi menjadi Kabareskrim Polri menggantikan posisi Listyo Sigit Prabowo pada tahun 2021.

    Selama karirnya di kepolisian, Komjen Agus telah menerima berbagai penghargaan atas prestasinya. Diantaranya, Brevet Penyidik Polri, Brevet Pin Roda Brimob Polri, Brevet Selam Polri, Brevet Para Penerjun dan PIN Penyidik.

    Kemudian, Bintang Yudha Dharma Pratama (2022), Bintang Bhayangkara Pratama (2019), Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Jana Utama.

    Ada juga Satyalancana Ksatria Bhayangkara, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Bhakti Pendidikan, Satyalancana Bhakti Nusa, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Operasi Kepolisian, Satyalancana Kebaktian Sosial

    Selain tugas Kepolisian, Komjen Agus juga ditunjuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN( Erick Thohir sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pindad.

    Penunjukkan tersebut ditandai dengan penyerahan Salinan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Len Industri Selaku Para Pemegang Saham PT Pindad pada Senin, 28 Agustus 2023. 

    Saat masih menjabat Wakapolri mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., inilah Komjen Pol. Agus Andrianto bersama tokoh-tokoh lain dipanggil Prabowo sebagai calon menteri dan wakil menteri untuk periode 2024-2029. HARAHAP