Kategori: Nasional

  • Perkuat Ekonomi Maritim, PNM Latih Perempuan Pesisir Olah Hasil Laut Jadi Bernilai Tinggi

    Perkuat Ekonomi Maritim, PNM Latih Perempuan Pesisir Olah Hasil Laut Jadi Bernilai Tinggi

    Dok.Istimewa

    MAJALAHNDN.COM-Pemberdayaan perempuan menjadi kunci penting dalam penguatan ekonomi maritim Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menunjukkan komitmennya lewat program Kampung Madani PNM di kawasan pesisir, salah satunya di Desa Sarangmeduro, Kabupaten Rembang dan Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon. Program ini dirancang khusus untuk mendukungkelompok ibu ibu nelayan dan pelaku usaha kecil agar mampumengelola potensi laut secara produktif, terstruktur, dan berkelanjutan. Di Desa Sarangmeduro misalnya, PNM membentuk klasterisasiIkan Asap. Ratusan nasabah PNM Mekar menerima pelatihan mulai dari proses pengolahan ikan asap secara higienis, packaging modern, hingga literasi keuangan dan sertifikasi halal. Harapannya, produk olahan ikan asap tak hanya menguasai pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasarmodern dan menjadi penyuplai dapur gizi nasional.

    Sementara itu di Desa Mundu Pesisir, Cirebon, PNM mengembangkan klasterisasi Olahan Hasil Laut. Mayoritasnasabah PNM Mekaar di desa ini merupakan perempuan pesisiryang dilatih diversifikasi produk, strategi pemasaran online danoffline, hingga pemanfaatan limbah hasil laut. Mundu Pesisir ditargetkan mampu menghasilkan produk unggulan skala nasional dan meningkatkan potensi ekowisata pesisirkedepannya.

    “Dengan klasterisasi, program pemberdayaan menjadi lebihterarah sesuai potensi lokal. Perempuan pesisir bukan hanya mendukung ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi garda depandalam memperkuat ketahanan ekonomi maritim Indonesia,” ujarSekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary.

    Selain pelatihan usaha, PNM juga menyertakan program tanggung jawab social yang dikemas dalam PNM Peduli di kedua desa, mulai dari pembangunan Ruang Pintar PNM untukbelajar secara gratis, penyediaan sarana air bersih, hinggapenanaman mangrove. Di Sarangmeduro, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, hingga program PNM Mengajar.

    “Pemberdayaan yang kami lakukan tidak hanya fokus padausaha, tapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan. Karena perempuan pesisir yang sehat, cerdas, dan berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat dan generasi maritim yang tangguh,” tambah Dodot.

    Langkah PNM ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekonomi berbasis maritim. Dengan melibatkan perempuan pesisir sebagai motor penggerak, potensi laut dapatdiolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

    Kedua desa binaan ini ditargetkan mampu menghasilkan produkolahan laut bersertifikat halal, memperluas akses pemasaran, dan membangun jejaring ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Dengan strategi berbasis klaster, PNM optimis perempuan pesisir akan menjadi agen perubahan, bukan hanya untuk ekonomi keluarga, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi maritim Indonesia di masa depan.

  • KAWAL MASA DEPAN EKONOMI HIJAU INDONESIA, GAPKI JAWAB TANTANGAN

    KAWAL MASA DEPAN EKONOMI HIJAU INDONESIA, GAPKI JAWAB TANTANGAN

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Industri kelapa sawit Indonesia terus menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Namun, di tengah tantangan global dan domestik yang semakin kompleks, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan pentingnya transformasi industri ini agar tetap relevan dan berdaya saing tinggi.

    Sekretaris Jenderal GAPKI, M. Hadi Sugeng, mengungkapkan serangkaian strategi dan harapan agar industri sawit tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memimpin di era ekonomi berkelanjutan. Kunci utama penguatan industri sawit menurut GAPKI adalah peningkatan produktivitas dan hilirisasi. “Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) harus berjalan sesuai target 180 ribu hektare per tahun,” tegas Hadi kepada Siar Indonesia.

    Katanya, GAPKI juga mendorong perusahaan besar melakukan peremajaan menggunakan klon unggul dan menerapkan praktik pertanian terbaik (GAP dan GMP), agar hasil panen meningkat tanpa perlu ekspansi lahan baru.

    Di sisi lain, untuk mendukung program pemerintah dalam swasembada energi dengan meningkatkan bauran biodesel dari produk kelapa sawit (B50, B60, dst) sebagai energi baru terbarukan dengan kajian yang matang dan komprehensif, GAPKI mengusulkan perlunya pengembangan dedicated area untuk energi menjadi solusi cerdas agar kebutuhan sawit untuk biodiesel tidak mengganggu pasokan pangan maupun industri ekspor.

    Tapi Diakuinya, untuk memeluskan harapan tersebut tidaklah mudah. Salah satu tantangan berat dalam negeri terkait industri sawit adalah masih tumpang tindihnya regulasi dan belum tuntasnya penyelesaian kebun sawit yang masuk kawasan hutan. GAPKI berharap pemerintah memberikan kepastian hukum dan menyelesaikan persoalan tata ruang secara adil, sehingga pengusaha sawit dapat beroperasi sesuai koridor hukum dan lingkungan.

    Selain itu, GAPKI menegaskan pentingnya mengikuti aturan dalam pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Setiap PKS wajib memiliki minimal 20% kebun inti dan kemitraan dengan petani, agar tidak merusak rantai pasok dan tata niaga yang telah berjalan.

    Ditambahkan Hadi, tantangan dari luar negeri juga tak kalah besarnya. Pemberlakuan tarif tinggi oleh Amerika Serikat membuat posisi ekspor sawit Indonesia kian tertekan. Beban ekspor Indonesia saat ini mencapai US$ 221,12/ton, jauh di atas Malaysia yang hanya US$ 140/ton. GAPKI mendorong adanya penyesuaian beban ekspor agar produk sawit Indonesia tetap kompetitif di pasar global.

    Di sisi lain, GAPKI juga bersiap menyambut implementasi EU-DR pada 2026 dengan memastikan rantai pasok sawit memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan Uni Eropa. Kolaborasi dengan pemerintah dalam diplomasi dagang dan pembenahan regulasi menjadi kunci dalam menghadapi situasi ini.

  • Bank Jateng Syariah Dianugerahi Top Digital Public Relations Award 2025

    Bank Jateng Syariah Dianugerahi Top Digital Public Relations Award 2025

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM-Komitmen Bank Jateng Syariah dalam membangun komunikasi publik yang inklusif dan adaptif terhadap era digital membuahkan hasil gemilang. Dalam ajang bergengsi 7th Indonesia Top Digital Public Relations Award 2025, institusi ini dinobatkan sebagai salah satu lembaga terbaik dalam pengelolaan strategi komunikasi digital yang berdampak.

    Penghargaan tersebut diterima oleh Eksekutif Senior Syariah Bank Jateng, Agus Sapto Prasetio, mewakili Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah (UUS), dalam seremoni yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Acara ini diselenggarakan oleh InfoEkonomi.ID bersama TRAS N CO Indonesia sebagai lembaga riset independen.

    Bank Jateng Syariah dinilai unggul berkat keberhasilannya membangun ekosistem komunikasi digital yang informatif dan transformatif. Pendekatan yang digunakan mengedepankan nilai-nilai human-centered, kearifan lokal, serta prinsip syariah yang universal.

    “Komunikasi digital bukan sekadar eksistensi di media sosial, tapi tentang menyampaikan pesan yang bermakna dan membangun kepercayaan publik,” ujar Agus. Ia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil sinergi lintas unit yang mengintegrasikan strategi bisnis, keberlanjutan, dan komunikasi publik secara adaptif.

    📊 Penilaian Berdasarkan Riset Independen

    CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan melalui riset Top Digital PR Index 2025 terhadap lebih dari 1.000 institusi di Indonesia. Riset ini menggunakan metode desk research dengan tiga parameter utama: Digital Media Aspect, Social Engagement Aspect, dan Digital Mention Aspect.

    CEO InfoEkonomi.ID, Arief Munajad, berharap penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi institusi untuk terus memperkuat strategi komunikasi digital yang efektif dan berdampak luas.

    Selama dua tahun terakhir, Bank Jateng Syariah telah menjalankan berbagai program untuk memperkuat kapabilitas komunikasi digitalnya, antara lain:

    • Edukasi literasi keuangan syariah melalui konten digital
    • Kampanye berbasis nilai ta’awun dan pemberdayaan komunitas lokal
    • Respons cepat dalam komunikasi krisis dan reputasi
    • Integrasi PR digital dengan program keberlanjutan dan pengembangan UMKM

    Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi Bank Jateng Syariah sebagai institusi keuangan yang mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam hal transparansi, preferensi generasi muda, dan kemajuan teknologi komunikasi.

    🌱 Komitmen Masa Depan

    Ke depan, Bank Jateng Syariah berkomitmen untuk terus mengembangkan pola komunikasi publik yang partisipatif, etis, dan selaras dengan dinamika sosial teknologi. Dalam semangat synergy for prosperity, institusi ini akan terus mendorong inklusi keuangan syariah dan menghadirkan solusi finansial yang maslahat bagi umat.

    Kalau kamu ingin versi headline yang lebih provokatif atau gaya penulisan yang lebih formal atau santai, aku bisa bantu ubah juga!

  • Jasa Marga & Jasa Raharja Tandatangani MoU Talent Mobility, Memperkuat Ekosistem SDM BUMN Menuju Kepemimpinan Adaptif,

    Jasa Marga & Jasa Raharja Tandatangani MoU Talent Mobility, Memperkuat Ekosistem SDM BUMN Menuju Kepemimpinan Adaptif,

    dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Jasa Raharja menegaskan komitmen sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Talent Mobility. Acara yang berlangsung di Kantor Pusat Jasa Marga ini menandai tonggak awal inisiatif strategis untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia unggulan. Dengan membuka akses lintas perusahaan, kolaborasi ini memungkinkan talenta terbaik kedua perusahaan menggali keahlian baru, memperkaya wawasan bisnis, dan memperkuat kemampuan memimpin dalam menghadapi tantangan era disruptif.

    Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendukung kebijakan pengembangan talenta yang telah lama diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program Talent Mobility ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi lintas perusahaan yang bersifat terbuka dan progresif.

    “Penandatanganan ini adalah langkah awal, yang selanjutnya akan diikuti dengan proses penjajakan lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama dan peluang yang bisa dibuka bersama,” ucap Rivan.

    Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Operasi dan Pelayanan Jasa Marga Fitri Wiyanti, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Ari Wibowo, serta jajaran BOD-1 Jasa Marga Group. Sedangkan dari Jasa Raharja hadir Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo, Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Raffisukmawan, dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan.

    Rivan menambahkan bahwa kesepakatan ini adalah awal dari proses sinergi yang lebih luas di lingkungan BUMN, khususnya di bawah ekosistem Danantara, yakni kelompok BUMN yang dipayungi oleh Kementerian BUMN untuk mempercepat transformasi dan kolaborasi antarperusahaan.

    Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo menyambut inisiatif ini sebagai terobosan progresif yang menciptakan ruang pertumbuhan bagi karyawan. Ia menilai inisiatif ini menjadi wadah penting untuk memperluas wawasan, memperkaya pengalaman lintas sektor, dan membekali karyawan dengan kompetensi yang relevan terhadap tantangan ke depan.

    “Kolaborasi ini akan memperkaya perspektif dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan transformatif. Keunggulan kompetitif tidak lagi ditentukan hanya oleh kompetensi teknis, melainkan juga kemampuan beradaptasi dan kolaborasi lintas fungsi,” ujar Rubi.

    Penandatanganan MoU ini tidak hanya menegaskan komitmen Jasa Marga dan Jasa Raharja dalam membangun pemimpin masa depan, tetapi juga memperkuat budaya sinergi berkelanjutan di lingkungan BUMN. Dengan semangat kolaborasi yang progresif, kedua perusahaan siap bersinergi untuk mencapai visi bersama dalam mencetak talenta yang unggul dan siap menghadirkan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Krakatau Steel Tandatangani Nota Kesepahaman pada BRICS Matchmaking Meeting di Beijing

    Krakatau Steel Tandatangani Nota Kesepahaman pada BRICS Matchmaking Meeting di Beijing

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menandatangani nota kesepahaman bersama Xiamien ITG Group Co., Ltd. (International Trade Group/ITG) dan PT Dexin Steel Indonesia dalam acara BRICS Innovation Base Industry Project Matchmaking Meeting di Beijing, China, pada 28 Juni 2025. Acara yang diadakan dalam rangka memperdalam kerja sama industri di antara negara-negara anggota BRICS ini diselenggarakan oleh BRICS Partnership on New Industry Revolution Innovation Center Innovation Base yang berpusat di Xiamen, China. Vice President of Strategic Material & Service Procurement Krakatau Steel Ridho Indra Permana hadir sebagai perwakilan Krakatau Steel dalam penandatangan nota kesepahaman ini. Indonesia dalam hal ini turut berpartisipasi mengingat pada tanggal 6 Januari 2025 Indonesia resmi menjadi anggota penuh blok ekonomi BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa).

    “Pada acara ini Krakatau Steel sebagai bagian dari delegasi Indonesia, berkolaborasi dengan Xiamen ITG Group Co,. Ltd. dan PT Dexin Steel Indonesia dalam kerja sama untuk produk-produk baja seperti Slab, Hot Rolled Coil, maupun potensi kerja sama lainnya,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan.

    Dalam event ini dikumpulkan 200 perwakilan dari negara-negara yang tergabung dalam BRICS dan mitranya serta berfokus pada pembangunan platform kerja sama inovatif yang mengintegrasikan pencocokan proyek, pertukaran teknologi maupun kolaborasi industri. 

    “Secara total ada 12 proyek dengan nilai melebihi 30 miliar Yuan (USD4,18 miliar) di mana Krakatau Steel menjadi salah satu perusahaan asal Indonesia yang menandatangani nota kesepahaman dalam acara ini. Proyek-proyek ini merupakan proyek dengan skala investasi besar, cakupan bidang yang luas dan tingkat kerja sama tinggi. Saat seluruh proyek terealisasi, ini akan memberikan dorongan besar terhadap pengembangan basis inovasi BRICS,” tambah Akbar.

    Sekretaris Komite Partai Kota Xiamen Cui Yonghui mengatakan bahwa acara ini telah memilih proyek-proyek industri berkualitas tinggi yang mencakup berbagai bidang utama seperti digital manufacturinggreen and low-carbon development, kesehatan, serta penelitian dan inovasi ilmiah yang memiliki potensi pasar yang sangat besar serta menawarkan ruang yang luas untuk kerja sama.

    Menutup pernyataannya Akbar Djohan menyatakan antusiasmenya terhadap kerja sama dan kolaborasi ini yang terjalin pada event BRICS ini. Krakatau Steel sangat terbuka terhadap kerja sama strategis berskala global baik dalam bisnis baja maupun non baja. Kerja Sama dengan ITG bahkan dapat memperluas pangsa pasar baja Asia Tenggara ke pasar internasional.

    “Krakatau Steel terus berupaya melakukan peningkatan kinerja salah satunya dengan menangkap peluang potensi kerja sama strategis berskala global. Sudah saatnya Krakatau Steel mendunia, semakin luas cakupan pasar yang kita kembangkan, maka semakin besar peluang kolaborasi dan kerja sama yang terjalin sehingga Krakatau Steel menjadi lebih hebat lagi di masa depan,” pungkas Akbar Djohan.

  • Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan, PNM Kembali Catat Sejarah

    Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan, PNM Kembali Catat Sejarah

    dok. PNM

    MAJALAHNDN.COM– PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencetak sejarah baru di pasar keuangan nasional dengan menjadi institusi pertama di Indonesia yang menerbitkan Orange Bonds—instrumen keuangan sosial yang fokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera.

    Dalam langkah inovatif ini, PNM meluncurkan dua program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB): Obligasi senilai total Rp 6 triliun dan Sukuk Mudharabah sebesar Rp10 triliun. Keduanya berlabel Berwawasan Sosial Orange, atau lebih dikenal sebagai Orange Bonds, yang sejalan dengan prinsip Orange Movement dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin kelima mengenai kesetaraan gender.

    Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa penerbitan Orange Bonds bukan hanya langkah strategis dalam inovasi keuangan, melainkan juga bentuk komitmen nyata perusahaan terhadap inklusi dan keberlanjutan. “Instrumen berharga yang berfokus pada pemberdayaan perempuan masih sangat terbatas di pasar modal Indonesia. Kehadiran Orange Bonds adalah bentuk nyata dari semangat kami untuk menghadirkan keuangan yang berdampak,” ujarnya.

    Pada tahap perdana di tahun 2025, PNM berhasil menghimpun dana Rp 1 triliun dari penerbitan obligasi yang terbagi dalam tiga seri:

    • Seri A: tenor 370 hari dengan kupon 6,25% per tahun
    • Seri B: tenor 3 tahun dengan kupon 6,65% per tahun
    • Seri C: tenor 5 tahun dengan kupon 6,85% per tahun

    Sementara itu, PNM juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange senilai Rp1,75 triliun yang juga terbagi dalam tiga tenor dengan indikasi bagi hasil yang sama seperti obligasi.

    Kedua instrumen ini mendapat sambutan positif dari investor dan memperoleh peringkat tertinggi dari PEFINDO, yakni idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk, menunjukkan prospek keuangan PNM yang stabil meskipun kondisi global masih penuh ketidakpastian. Proses penerbitan juga didukung oleh Impact Investment Exchange (IIX), jaringan global yang mendorong investasi berdampak sosial melalui Orange movement.

    Dana hasil penerbitan akan dialokasikan untuk memperluas pembiayaan dan pendampingan bagi perempuan ultra mikro melalui program PNM Mekaar dan PNM Mekaar Syariah. Distribusi efek dijadwalkan pada 8 Juli 2025, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia sehari setelahnya, dan pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan.

    Dalam proses ini, PNM menggandeng beberapa penjamin emisi efek ternama seperti PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

    Lebih lanjut, Arief menyampaikan bahwa penerbitan Orange Bonds ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PNM dalam memperluas akses pembiayaan bagi perempuan yang belum tersentuh layanan perbankan (unbankable). “Ke depan, PNM akan terus mendorong digitalisasi, memperkuat ekosistem ultra mikro, serta mengembangkan kapasitas nasabah melalui pelatihan berkelanjutan,” tuturnya.

    PNM juga berkomitmen memperkuat tata kelola sosial dengan mengacu pada indikator SDGs sebagai bagian dari implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang terukur dan berkelanjutan.

  • Waskita Karya Siap Bangun Kolaborasi Global dalam International Conference on Infrastructure 2025

    Waskita Karya Siap Bangun Kolaborasi Global dalam International Conference on Infrastructure 2025

    PT Waskita Karya (Persero) Tbk berpartisipasi dalam International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta pada 11-12 Juni 2025. Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut, Perseroan bersama Perumnas, dan enam BUMN Infrastruktur lainnya membuka booth guna mengenalkan berbagai proyek hasil karya anak bangsa kepada para pengunjung.

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sambutannya menyampaikan, kini infrastruktur bukan lagi sekadar agenda nasional. Bidang ini, lanjutnya, juga menjadi bagian dari kesepakatan global untuk membangun ketangguhan iklim, keadilan, serta kerja sama.

    “Mari kita ingat, infrastruktur bukan semata apa yang kita bangun, melainkan apa yang kita mungkinkan,” ujarnya. 

    Ia melanjutkan, infrastruktur dapat memberi ruang bagi anak untuk belajar dengan aman, membantu petani mengairi sawah di tengah krisis iklim, memastikan akses air bersih bagi keluarga, sekaligus mendukung wirausaha masyarakat.

    AHY mengajak seluruh peserta ICI agar menjadikan ajang itu sebagai ruang bagi komitmen nyata, kolaborasi lintas batas, dan kemitraan transformatif. Perlu diketahui, agenda infrastruktur internasional perdana ini dihadiri oleh jajaran menteri, wakil menteri, duta besar sejumlah negara, pejabat daerah, serta melibatkan 7.000 peserta dari 26 negara.

    Presiden Prabowo Subianto pun hadir sekaligus menutup seluruh rangkaian ICI. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan, tidak ada pembangunan bangsa yang datang tiba-tiba seolah jatuh dari langit.

    “Pembangunan suatu bangsa dibangun oleh keteguhan, kesabaran, batu demi batu, langkah demi langkah, dengan keringat, darah, dan air mata. Semua infrastruktur yang kita nikmati dibangun oleh para pendahulu-pendahulu kita,” tegasnya.

    Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, Perseroan merasa bangga dapat ikut ambil bagian dalam perhelatan infrastruktur internasional ini. Sejalan dengan tujuan pemerintah, Waskita juga berupaya mengenalkan bidang infrastruktur nasional ke mancanegara.

    “Pada booth Waskita yang berkolaborasi dengan BUMN Infrastruktur lainnya, kami menampilkan berbagai proyek prestisius di seluruh Indonesia yang sudah dibangun. Di antaranya ada Bandara Internasional Ahmad

    Yani, Masjid Sheikh Zayed Solo, Gedung Wisma 46, Jalan Tol Nusa Dua-Benoa, Salatiga-Kartasuro, Cimanggis-Cibitung, serta Jembatan Kalikuto dan Merah Putih,” jelas dia dalam keterangan resmi, Jumat (13/6/2025)

  • BPJPH Di Sidang WTO: Produk Nonhalal Dapat Diimpor

    BPJPH Di Sidang WTO: Produk Nonhalal Dapat Diimpor

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI menegaskan bahwa produk nonhalal dari luar negeri dapat masuk ke Indonesia sepanjang mencantumkan keterangan tidak halal. Hal itu ditegaskan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan saat berbicara dalam sidang TBT WTO secara daring, di Jakarta, Rabu malam. 

    “Indonesia menggarisbawahi bahwa produk non-halal masih dapat diimpor dan dipasarkan di dalam negeri, dengan ketentuan bahwa produk tersebut mencantumkan keterangan tidak halal yang jelas dan terlihat, baik dalam bentuk teks, gambar, maupun indikator visual pada kemasan produk.” ungkap Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, dalam paparannya di sidang TBT WTO, Rabu malam (25/6/2025).

    Mewakili pemerintah RI, Ahmad Haikal Hasan juga mengucapkan terima kasihnya kepada delegasi Amerika Serikat, Uni Eropa, India, Swiss, Kanada, dan negara-negara lain atas perhatian mereka yang berkelanjutan terhadap Penerapan Jaminan Produk Halal di Indonesia.

    Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia berkomitmen kuat untuk memastikan bahwa semua informasi terkait produk halal yang dikonsumsi dan digunakan oleh konsumen Indonesia yang sadar halal sesuai dengan standar halal. 

    “Sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2024, Indonesia telah memperpanjang batas waktu kewajiban sertifikasi halal bagi produk impor berupa makanan, minuman, dan jasa penyembelihan impor hingga 17 Oktober 2026. Artinya, mulai 18 Oktober 2026 kewajiban sertifikasi halal bagi produk akan diberlakukan.” lanjut Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan.  

    Perpanjangan ini dimaksudkan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pengaturan kerja sama saling pengakuan, dan juga memberikan waktu tambahan bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan kepatuhannya atas regulasi JPH yang berlaku. Indonesia juga terus aktif dalam dialog konstruktif dengan negara-negara mitra untuk menyosialisasikan ketentuan terkait perpanjangan ini. 

    Lebih lanjut, Babe Haikal juga menegaskan bahwa produk luar negeri yang disertifikasi halal oleh lembaga halal di luar negeri harus diregistrasi BPJPH sebelum memasuki pasar Indonesia melalui Sihalal.

    Proses registrasi ini memastikan ketertelusuran (traceability) kehalalan produk, dan setelahnya nomor registrasi diterbitkan untuk produk tersebut. 

    Terkait hal ini, Indonesia telah menyampaikan notifikasi rancangan amandemen dokumen G/TBT/N/IDN/175/Add.1, yang berisi usulan revisi Keputusan Kepala BPJPH Nomor 90 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pelayanan Pendaftaran Sertifikat Halal Luar Negeri. BPJPH juga membuka pintu bagi masukan terkait notifikasi ini. 

  • Istimewa, Nasabah PNM Mekaar di Desa Ulian, Bali, di Kunjungi Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo

    Istimewa, Nasabah PNM Mekaar di Desa Ulian, Bali, di Kunjungi Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi serta jajaran direksi bank BRI dan BNI menyambut kunjungan Wakil Menteri BUMN Bapak Kartika Wirjoatmodjo di Desa Ulian, Kintamani yang dilakukan dalam rangka Peninjauan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) PNM Mekaar di Cabang Denpasar. 

    Kegiatan ini bertujuan memantau kinerja dan dampak program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) bagi pengusaha ultra mikro di pedesaan serta melakukan dialog interaktif dengan seluruh nasabah serta Account Officer (AO).

    Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo memberikan apresiasi terbesar kepada setiap nasabah serta AO dan berharap seluruh usaha nasabah menjadi semakin berkembang dan meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, serta AO PNM yang dapat semakin semangat menyebarkan kebermanfaatan program Mekaar ke pelosok Kintamani. 

    “Terima kasih kepada PNM yang sangat luar biasa merubah keadaan masyarakat prasejahtera, semoga semua usaha nasabah disini semakin berkembang dan menjadi penyemangat bagi seluruh AO agar lebih menjangkau seluruh masyarakat Desa Ulian” ujar Kartika.

    Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menyatakan bahwa ia sangat bersyukur karena PNM dapat tumbuh bersama setiap nasabah PNM Mekaar melalui permodalan dan pembiayaan yang adil.

    “Saya berterima kasih kepada Pak Wamen karena sudah selalu mendukung PNM hingga mau datang secara langsung ke PKM rutin Desa Ulian, kami tentu bersyukur apa yang menjadi kerja keras kami dapat membantu banyak keluarga untuk menjadi lebih sejahtera melalui permodalan dan pendampingan PNM Mekaar.” Ujar Arief.

    Dalam sesi PKM ini, PNM Cabang Denpasar turut mengajak11 nasabah mayoritas yang merupakan pengusaha petani jeruk dan kopi ultra mikro yang berasal dari Unit Ulian.

    Selepas peninjauan, PNM menggelar sesi dialog bersama 20 Account Officer PNM Mekaar Unit Kintamani dan 11 nasabah yang salah satunya Ibu Darmini bercerita tentang bagaimana PNM Mekaar berhasil menghidupkan kembali ladang jeruk dan kopi, menambah usaha ternak, serta menafkahi keluargasuami dan anaknya sakit hingga kini menjadi tulang punggung keluarga.

    Kunjungan ini menguatkan tekad PNM untuk memperluas jangkauan pembiayaan maupun pendampingan bagi pengusaha ultra mikro di Desa Ulian dan wilayah lainnya. PNM dengan tulus berharap akan semakin banyak kisah seperti Ibu Darmini, yang dari keterpurukan tumbuh menjadi tulang punggung keluarga. 

    Dengan dukungan berkelanjutan dari BUMN, PNM yakin keberdayaan ekonomi ultra mikrodan perempuan prasejahtera akan semakin menyentuh hati dan membawa kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat.

  • Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Triwulan III Tetap, Menjaga Daya Beli

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Triwulan III Tetap, Menjaga Daya Beli

    foto pln.co.id

    MAJALAHNDN.COM-Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) Triwulan III atau periode Juli-September Tahun 2025 untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak mengalami perubahan atau tetap. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan daya beli masyarakat dan daya saing industri.

    Direktur Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu menyampaikan bahwa kebijakan tarif tetap ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan masyarakat luas dalam menjalankan aktivitasnya tanpa harus khawatir terhadap fluktuasi biaya listrik yang dapat memengaruhi biaya produksi dan daya beli.

    “Untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional, dan meningkatkan daya beli masyarakat, serta daya saing industri, Triwulan III 2025 diputuskan tarif tetap, sepanjang tidak ditetapkan lain oleh Pemerintah,” ujar Jisman di Jakarta, Jumat (27/6).

    Penetapan tersebut sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Di mana penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap tiga bulan dengan mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs, Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

    Selain pelanggan nonsubsidi, tarif listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan. Kelompok ini mencakup pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil, serta pelanggan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung kebijakan Pemerintah tersebut. PLN pun berkomitmen untuk memberikan pelayanan listrik yang andal kepada seluruh pelanggan.

    “Penetapan stabilitas tarif listrik ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. PLN siap mendukung penuh dengan terus menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan mutu pelayanan bagi seluruh pelanggan,” ujar Darmawan.

    Darmawan menambahkan, selain terus menjaga keandalan pasokan listrik, di saat yang bersamaan PLN juga terus melakukan langkah-langkah efisiensi biaya operasional untuk mendukung kelancaran proses bisnis dan memacu penjualan tenaga listrik secara lebih agresif