Kategori: Daerah

  • BPVP Ternate DORONG PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI MALUKU UTARA

    BPVP Ternate DORONG PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI MALUKU UTARA

    Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, Abdul Azis, S.T., M.S.P., menyampaikan komitmennya dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah melalui berbagai pelatihan keterampilan yang dirancang untuk menciptakan tenaga kerja terampil, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat ekonomi lokal.

    MAJALAHNDN.COM –   Berbagai program dan inovasi yang dilaksanakan BPVP Ternate telah menunjukkan dampak nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di Maluku Utara dan sekitarnya. Dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal, BPVP Ternate melaksanakan berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal dan nasional.

    Menurut Abdul Azis, hingga saat ini BPVP Ternate telah menawarkan pelatihan di 14 kejuruan bidang keahlian, yang mencakup sektor pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan banyak lagi. ”Kami memastikan, pelatihan yang diberikan relevan dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan pasar kerja. Salah satu contohnya adalah pelatihan untuk mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang di Sulawesi Utara,” ujar Abdul Azis dalam keterangannya kepada Suara Indonesia belum lama ini.

    BPVP Ternate juga mendukung pengembangan kewirausahaan lokal melalui pelatihan produktivitas untuk UMKM. Program ini bertujuan mendorong para lulusan untuk memulai usaha mandiri sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar.

    Sekalipun program pelatihan yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhanlapangan kerja di lapangan, namun demikian Abdul Aziz menekankan pihaknya tidak hanya berpijak pada pelatihan konvensional, tetapi juga mengintegrasikan teknologi digital untuk menghadapi tantangan era industri 4.0. Inovasi terbaru yang diterapkan meliputi pelatihan digital marketing, e-training, dan pengenalan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor tertentu.

    “Kami juga mengembangkan program pelatihan berbasis teknologi untuk membantu peserta pelatihan bersaing di era digital. Contohnya adalah pelatihan digital marketing dan pembuatan konten kreatif digital, yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini,” jelas Abdul Azis. Program pelatihan seperti Teknisi Embedded System dan analisis data menggunakan perangkat lunak juga telah diperkenalkan untuk meningkatkan keterampilan teknis peserta, serta memastikan mereka siap bersaing di pasar kerja yang terus berkembang.

    Kami bekerja sama dengan berbagai mitra, dan lembaga pemerintah. Selain itu, kami memiliki layanan job matching yang membantu lulusan kami langsung terhubung dengan perusahaan mitra,

    Kolaborasi ini dilakukan melalui identifikasi kebutuhan kompetensi, program magang, dan penyaluran kerja. (Foto dok. BPVP Ternate)

    Kolaborasi
    Untuk memastikan pelatihan yang diselenggarakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, BPVP Ternate menjalin kerja sama erat dengan sektor swasta dan lembaga pendidikan. Abdul Azis menekankan bahwa kolaborasi ini dilakukan melalui identifikasi kebutuhan kompetensi, program magang, dan penyaluran kerja.

    “Kami bekerja sama dengan berbagai mitra, seperti Alfamidi, Universitas Khairun, Universitas Bumi Hijrah, serta lembaga pemerintah lainnya. Selain itu, kami memiliki layanan job matching yang membantu lulusan kami langsung terhubung dengan perusahaan mitra,” tambahnya.

    BPVP Ternate juga mendukung sertifikasi kompetensi melalui kerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini memberikan nilai tambah bagi lulusan untuk bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

    Diamini Abdul Aziz, BPVP Ternate terus berupaya menciptakan tenaga kerja terampil di sektor-sektor prioritas, seperti pariwisata, pertanian, dan industri kreatif. Program pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) menjadi landasan utama dalam membentuk tenaga kerja yang siap pakai. “Kami juga fokus pada pengembangan keterampilan di bidang teknologi informasi
    dan komunikasi (TIK). Pelatihan ini meliputi penggunaan komputer, pengelolaan data, hingga strategi pemasaran digital. Kami bahkan berencana untuk melatih peserta dalam teknologi IoT pada sektor pertanian melalui program Smart Farming,” ungkap Abdul Azis.

    Pelatihan yang diberikan BPVP Ternate relevan dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan pasar kerja. (Foto dok. BPVP Ternate)

    Dengan berbagai program pelatihan inovatif dan sinergi yang kuat dengan para mitra, BPVP Ternate telah menunjukkan perannya sebagai motor penggerak pengembangan sumber daya manusia di Maluku Utara. “Kami percaya, melalui pelatihan yang relevan, inovatif, dan berbasis kebutuhan pasar, BPVP Ternate mampu mencetak SDM unggul yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal
    dan nasional,” tutup Abdul Azis. (NDN)

  • AdMedika DUKUNG SANGGAR SOBOKARTTI SEMARANG LESTARIKAN WARISAN BUDAYA INDONESIA

    AdMedika DUKUNG SANGGAR SOBOKARTTI SEMARANG LESTARIKAN WARISAN BUDAYA INDONESIA

    MAJALAHNDN.COM – Dalam rangka meningkatkan kelestarian budaya Indonesia, serta mendukung terwujudnya Asta Cita, AdMedika yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), kembali melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dalam bidang kebudayaan yang diberikan pada Sanggar Sobokartti Semarang.

    Menjaga warisan budaya Indonesia adalah kewajiban setiap warga Negara Indonesia, yang juga tertuang dalam butir ke-8 Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI untuk membangun Indonesia Emas 2045, yaitu “Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan
    lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur”.

    Sanggar Sobokartti merupakan salah satu sanggar yang aktif dalam kegiatan pelestarian budaya daerah Jawa Tengah khususnya Semarang yang sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Agenda seremonial serah terima TJSL ini dilaksanakan di Padma Hotel Semarang. Serah terima secara simbolis diberikan oleh CEO Ad-Medika Dian Prambini kepada Darmadi selaku perwakilan yayasan Sobokartti.

    Dian Prambini menyampaikan, “Kami percaya bahwa budaya adalah salah satu aset penting yang harus dijaga keberlangsungannya. Dengan dukungan yang diberikan AdMedika ini, kami berharap seni dan budaya tradisional dapat terus berkembang dan dinikmati oleh generasi mendatang.”

    Anak-anak Sanggar Tari Sobokartti sedang latihan menari. (Foto ist)

    Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dan tanggung jawab perusahaan AdMedika terhadap lingkungan sekitar. Pada TJSL kali ini, AdMedika memberikan dukungan berupa sarana operasional untuk mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh sanggar Sobokartti, sehingga proses operasional sanggar tetap berjalan dengan lancar dan dapat terus melestarikan budaya daerah Semarang melalui aktivitas-aktivitas kebudayaan
    yang dilakukan oleh sanggar Sobokartti. (NDN)

  • Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Lantik Pejabat Pemprov Sumut Ikuti Aturan dan Prosedur Untuk Percepat Program Pemerintah

    Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Lantik Pejabat Pemprov Sumut Ikuti Aturan dan Prosedur Untuk Percepat Program Pemerintah

    MAJALAHNDN.COM  Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni diwakili Pj Selretaris Daerah MA Efendi Pohan melantik Pejabat eselon 3 dan eselon 4 dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Rabu (19/2/2025).

    Efendi Pohan menyampaikan, bahwa pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong dan melakukan rotasi untuk penyegaran organisasi, agar organisasi bergerak cepat melaksanakan program pemerintah sesuai dengan visi misi kepala daerah, dalam melaksanakan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Efendi Pohan menjelaskan, seluruh proses pelantikan sudah cukup panjang. Pengajuan pelantikan sudah dimulai sejak bulan November 2024, dan sudah mendapat persetujuan dari Badan Kepagawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, pelantikan yang dilakukan harus mendapat persetujuan dari Kepala Daerah terpilih.

    Jadi, “seluruh proses pelantikan hari ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sudah mendapat persetujuan dari Pak Boby, Gubernur Sumatera Utara terpilih.”

    Efendi Pohan, atas nama Pj Gubernur dan atas nama Pemerintah Provinsi mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. “Saya mengucapkan selamat kepada saudara, Bapak dan Ibu yang baru dilantik” ungkap Pohan.

    Pohan menyampaikan pesan Pj Gubernur agar pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, cepat beradaptasi dan langsung bekerja pada kesempatan pertama. “Setelah dilantik, segera menyesuaikan diri, beradaptasi dan bergerak cepat untuk langsung bekerja pada kesempatan pertama.”

    Selanjutnya, agar efesiensi anggaran perlu segera dilakukan, agar anggaran tepat sasaran, efektif dan efesien. “Cek anggaran yang sudah ada, lakukan pencermatan dan fokus pada program prioritas untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

    “Program pemerintah harus kita sukseskan bersama, seperti Makanan Bergizi Gratis, ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, penanganan inflasi, penurunan angka kemiskinan, penurunan Stunting, perlu menjadi perhatian kita bersama.”

    “Pak Pj Gubernur, Pak Fatoni meminta, seluruh ASN harus loyal kepada organisasi dan pimpinan, terus kreatif dan melakukan inovasi. “Jangan bekerja biasa-biasa saja. Lakukan inovasi dan terobosan, agar hasilnya bisa maksimal dan kinerja organisasi meningkat. Loyal kepada Gubernur dan Wakil Gubernur dan siapapun pimpinannya,’ pungkasnya.

  • Peluncuran Pesona Batik Sumut Jadi Salam Perpisahan dari Pj Gubernur Agus Fatoni

    Peluncuran Pesona Batik Sumut Jadi Salam Perpisahan dari Pj Gubernur Agus Fatoni

    MAJALAHNDN.COM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan Pesona Batik Sumut. Terdapat lima motif dengan ciri khas batik Sumut yaitu, Gondang Sembilan, dua motif kaldera, cahaya masa depan dan pusaka utara Sumatera yang menunjukkan identitas kuat provinsi terbesar Indonesia.

    Acara peluncuran ini juga sekaligus merupakan salam perpisahan Sumut dengan Penjabat (Pj) Gubernur Agus Fatoni. Dirangkaikan juga dengan berbagai kegiatan dan dihadiri seluruh OPD dan pejabat lingkup Pemprov Sumut yang sukses membuat Fatoni terharu.

    “Malam ini sungguh mengharukan, tidak menyangka acara ini menjadi sangat mengesankan, biasanya OPD berkumpul itu kalau rapat, itupun tidak sebanyak ini,” kata Fatoni saat memberikan sambutan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/2/2025) malam.

    Melalui kesempatan ini, OPD Pemprov Sumut mengenakan batik dengan motif khas Sumut. Menurut Fatoni, ini merupakan komitmen bersama yang luar biasa dan perlu terus dijaga.

    “Ini komitmen kita bersama, kita sudah punya batik khas Sumut sendiri yang perlu kita banggakan dan kembangkan demi citra, marwah Sumut, dan nama baik Sumut, saya dan keluarga bangga pernah menjadi bagian Sumut,” kata Fatoni.

    Tak hanya itu, Fatoni juga berpesan agar Sumut serius dalam mengembangkan batik Pesona Sumut. Hal ini, menurutnya, akan menambah identitas Sumut di Indonesia dan dunia.

    “Ini menjadi ciri khas kita, identitas, jadi kalau ketemu di mana-mana memakai motif batik kita langsung tahu, oh ini dari Sumut, identitas itu sangat perlu,” ucap Fatoni.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumut Naslindo Sirait, adanya batik khas Sumut merupakan salah satu cita Fatoni. Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumut berupaya mewujudkan hal tersebut.

    “Kita sayembarakan dan ada 5 motif yang menjadi pemenang 2024 lalu, kemudian kita akan buat Pergubnya, ini merupakan impian Pak Fatoni Sumut punya batik khas sendiri,” kata Naslindo.

    Pada kesempatan ini, OPD Pemprov Sumut juga memberikan testimoni kepemimpinan Fatoni selama menjadi Pj. Gubernur Sumut. Hal ini membuat Fatoni semakin terharu dan terkesan dengan kebersamaan yang ada di Pemprov Sumut.

    “Beliau terkesan, beliau bangga dengan kebersamaan yang ada di Pemprov, kita berharap Pak Fatoni terus mengingat Sumut dan membantu kita untuk terus maju,” kata Naslindo.

    Kegiatan peluncuran Pesona Batik Sumut ini dihadiri oleh Kepala BPS Sumut Asim Saputra, Forkopimda Sumut dan pimpinan BUMD. Hadir juga berbagai stake holder dan pejabat yang ada di lingkungan Pemprov Sumut.