Kategori: Daerah

  • 21 Tahun PrimeOne School Medan, Terakreditasi Unggul Secara Nasional dan Internasional

    21 Tahun PrimeOne School Medan, Terakreditasi Unggul Secara Nasional dan Internasional

    Pendiri PrimrOne Shool Medan Amrin Susilo Halim

    MAJALAHNDN.COM – Tahun ini, tepatnya 6 Mei 2025 Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK/Sekolah Internasional) PrimeOne School Medan genap berusia 21 tahun. Sejak berdiri tahun 2004 lalu. ribuan alumninya sudah tersebar ke 8 penjuru mata angin atau ke seluruh dunia.

    Pendiri PrimeOne School Medan Amrin Susilo Halim dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 PrimeOne School (POS) Medan di UCSN Hall Gedung South Jalan AH Nasution Medan, Jumat (16/5/2025) menyampaikan bahwa 21 tahun silam, sebuah visi mulia untuk mencerdaskan bangsa dan melahirkan generasi berakhlak, berprestasi dan memiliki keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan bahasa mandarin terutama dalam menghadapi persaingan global.

    “Ke depan, SDM kita harus mampu bersaing menghadapi pasar global. Salah satu kata kuncinya adalah menguasai bahasa Inggris dan Mandarin. POS Medan juga sangat mengapresiasi peserta didik yang memiliki potensi dan potensi itu bisa digali lebih dalam lagi di PrimeOne School. Seperti yang tampil dalam acara ini adalah peserta didik POS Medan,” tandasnya.

    dok. istimewa

    Lebih lanjut Amrin Susilo Halim menyampaikan dalam dua dekade terakhir, PrimeOne School telah bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang dibanggakan, karena telah mengikuti tahap evaluasi dan penilaian kualitas oleh tim asesor independen tingkat nasional dan internasional, akreditasi yang diperoleh adalah peringkat “Unggul”.

    “Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras semua tim di POS Medan, terutama Direktur, Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, dan juga guru-guru yang memiliki dedikasi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di POS Medan,” tandasnya.

    Menjadi satu kebanggaan bagi seluruh jajaran POS Medan ketika peserta didiknya menjadi juara, mendapat medali dan memperoleh beasiswa pendidikan ke luar negeri. Alumni SMA POS Medan berhasil diterima di perguruan tinggi bergengsi seperti : UI, ITB, USU, Unpad, IPB, UGM, Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Undip, Airlangga, dan kampus PTN lainnya.

    dok. istimewa

    “Banyak juga lulusan kita yang diterima dan melanjutkan studi di luar negeri seperti Stanford University, National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), University of Melbourne, The Australian National University, University of Sydney, University of New South Wales, Monash University, Seoul National University, Zhejiang University dan universitas lainnya di luar negeri,” paparnya.

    Tidak hanya itu, lanjutnya alumni POS Medan saat ini sudah banyak yang berhasil menjadi dokter, dokter gigi, pilot, arsitektur, designer, etrepreneur dan profesi lainnya. Keberhasilan ini tidak diperoleh dalam satu malam, tapi butuh proses yang sangat panjang. Fasilitas pendukung pembelajaran yang lengkap menjadi salah satu andil terbesar dalam membentuk SDM dan lulusan POS Medan yang siap bersaing di pasar global.

    “Atas pencapaian ini, secara khusus saya dan keluarga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan POS selama 21 tahun mencerdaskan anak bangsa. Ucapan terimakasih kepada para orang tua/wali murid, kepada seluruh siswa/siswi teruslah bersemangat dalam belajar, dan jadilah kebanggaan bagi keluarga, sekolah, bangsa, dan negara. Terimakasih yang tulus juga saya haturkan kepada kepala piket, konselor, School Guardian (SG), tim keamanan, dan para pengemudi yang menjadi pilar-pilar pendukung namun seringkali tak tampak, namun memiliki peran krusial dalam keberlangsungan proses belajar mengahar di POS Medan,” tandasnya.

    Dalam momen peringatan HUT ke-21 POS Medan, Amrin Susilo Halim dan keluarga melakukan pemotongan kue ulang tahun dan membagikannya secara khusus kepada para orang tua murid. Manajemen POS Medan juga memberikan penghargaan kepada satpam, konselor, petugas taman, petugas kebun, petugas kebersihan dan pegawai lainnya.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengurus Yayasan Dr Lusiah, Yanti Tandiono, Nicholas Naihongga Halim, Silvia Angkasa, Direktur Akademik Dr. Fauziah Khairani Lubis, para kepala sekolah, guru dan ribuan peserta didik yang sangat antusias mengikuti rangkaian acara.

  • 66 Sekolah di Jakarta Deklarasikan Komitmen Sekolah Adiwiyata, DLH DKI Dorong Perubahan Budaya Lingkungan

    66 Sekolah di Jakarta Deklarasikan Komitmen Sekolah Adiwiyata, DLH DKI Dorong Perubahan Budaya Lingkungan

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Sebanyak 66 sekolah di DKI Jakarta dari jenjang SD hingga SMK resmi menyatakan komitmennya untuk mengikuti program Sekolah Adiwiyata. Deklarasi ini menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) 2025 meneruskan yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

    Program ini bertujuan mendorong perubahan budaya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup melalui sektor pendidikan, sekaligus mendukung target nasional Indonesia Bebas Sampah.

    Susi Andriani, STP, M.Si., selaku pelaksana teknis kegiatan dari Subkelompok Pemberdayaan Masyarakat DLH DKI Jakarta, menegaskan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah langkah nyata untuk menciptakan transformasi budaya lingkungan sejak dini.

    “Peran guru dan seluruh warga sekolah sangat strategis. Kita ingin pendidikan menjadi simpul perubahan dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Kalau Jakarta Utara saja bisa menjadi contoh, maka daerah lain akan lebih mudah mengikuti,” kata Susi saat kegiatan deklarasi, Selasa (30/4/2025).

    Diterjunkan 15 Surveyor Dampingi Sekolah

    Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, DLH DKI Jakarta menugaskan 15 surveyor untuk mendampingi proses transformasi di 66 sekolah yang tengah diajukan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri.

    Salah satu surveyor, Abdul Baary, menyampaikan harapannya agar pendampingan ini dapat memudahkan sekolah dalam memenuhi indikator Adiwiyata, serta menciptakan ekosistem sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

    “Kami berharap sekolah-sekolah ini bisa menjadi pionir perubahan, bukan hanya dalam aspek teknis pengelolaan sampah, tapi juga membentuk karakter siswa yang cinta lingkungan,” ujar Abdul Baary, yang ditugaskan berdasarkan Surat Tugas Nomor e-0104/1H.08.00.

    Pengelolaan Sampah Wajib Diterapkan di Sekolah

    Susi juga menekankan bahwa seluruh sekolah peserta wajib menerapkan prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan sekolah, tanpa membuang sampah keluar area sekolah.

    “Semua harus ditangani di sekolah masing-masing. Ini bagian dari sistem yang kami kawal langsung, termasuk koordinasi dengan Wali Kota agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” jelasnya.

    DLH DKI Jakarta juga akan memperluas model penanganan sampah ini ke pasar, kawasan permukiman, organisasi masyarakat, hingga lembaga keagamaan.

    Menuju Barometer Budaya Lingkungan Nasional

    Sejak awal 2025, tercatat hampir 2.000 sekolah di seluruh Indonesia bergabung dalam program Adiwiyata, menandakan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan lingkungan hidup.

    Deklarasi komitmen di Jakarta ini dipandang sebagai momentum penting untuk menciptakan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

    “Sekolah harus menjadi pusat pembelajaran lingkungan hidup. Tempat di mana anak-anak belajar, berkontribusi, dan menjadi bagian dari masa depan Indonesia yang bersih, lestari, dan berkelanjutan,” pungkas Susi.

  • Dukung Penyediaan ‘Smart Classroom’, USM Indonesia dan Bank Danamon Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

    Dukung Penyediaan ‘Smart Classroom’, USM Indonesia dan Bank Danamon Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

    Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, berupa penyerahan bantuan program Corporate Social Responsibilities (CSR) berupa penyediaan smart classroom, Jumat (10/5/2025).

    MAJALAHNDN.COM –  Untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi pintar, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, berupa penyerahan bantuan program Corporate Social Responsibilities (CSR) berupa penyediaan smart classroom, Jumat (10/5/2025).

    Dalam kerjasama tersebut, Bank Danamon menyediakan peralatan digital yang digunakan untuk membantu proses belajar mengajar di USM Indonesia. Melalui kerja sama ini diharapkan aktivitas belajar di USM Indonesia dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh dosen.

    Kegiatan ini juga diisi dengan literasi keuangan yang bertajuk “Cerdas dan Aman dalam Pengelolan Keuangan dan Berinvestasi” digelar di Hall Ign. Washington Purba, Kampus USM Indonesia Jalan Kapten Muslim Medan.

    Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Prof. Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, S.H., M.Kes. menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ivan Elisabeth juga mengungkapkan bahwa kerjasama dapat terwujud karena antara USM Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk memiliki kesamaan dalam core values atau nilai-nilai fundamental yang dimiliki organisasi.

    “Pertama, adalah spiritualisme. Kita percaya bahwa ada di luar kita yang mengatur kehidupan kita. Oleh karena itu kita harus berbuat baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Dan itu kita lihat ada pada Bank Danamon,” paparnya..

    Kedua, ujar Prof Ivan, pihaknya melihat jika Bank Danamon Indonesia memiliki keinginan untuk membangun pendidikan dan tidak hanya kepentingan bisnis.

    “Bank Danamon melihat bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting dalam apa saja, termasuk dalam bisnis. Kita betul-betul melihat ini dari pelayanan yang diberikan Bank Danamon Indonesia. Cepat responsnya, komunikasi cepat, termasuk dalam melayani kebutuhan mahasiswa kita yang berjumlah 5.000 orang,” tuturnya.

    Lebih lanjut dikatakan, kerja sama antara USM Indonesia dan Bank Danamon juga telah dilakukan dalam hal lainnya, yakni bidang pengelolaan sampah. Dimana Bank Danamon turut membantu USM Indonesia dalam penyediaan sarana dan prasarana kebersihan.

    Prof Ivan berharap kerja sama antara USM Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk dapat terus berkembang. Terutama dalam hal pengaplikasian ilmu pengetahuan di lapangan, yang telah dipelajari mahasiswa di kampus.

    Karena itu, ujar Prof Ivan, USM Indonesia memberikan apresiasi terhadap PT Bank Danamon Indonesia (Persero) yang telah menyalurkan program Corporate Social Responsibilities (CSR) ke dalam bentuk pendidikan.

    “Bantuan CSR ini sangat dibutuhkan mengingat adanya keterbatasan yang dimiliki perguruan tinggi. Apa yang telah dilakukan Bank Danamon ini suatu hal luar biasa. Sebuah terobosan bagi kami. Semoga Danamon semakin jaya dan semakin dicintai masyarakat. Semoga jajaran Bank Danamon selalu diberi kesehatan dan para anak-anak kita (mahasiwa) juga dapat menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu,” tandasnya.

    Sementara Riana Suagiat selaku Region Head Bank Danamon memberikan apresiasi atas kerja sama dengan USM Indonesia dalam mendukung digitalisasi pendidikan.

    “Melalui program tanggun jawab jawab sosial program Corporate Social Responsibilities kami yang bernama Danamon Peduli, PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Dan yang menjadi fokus kami adalah sektor pendidikan,” ujarnya.

    Pendidikan, lanjutnya, bukan hanya menjadi pondasi bagi kemajuan industri. Tapi juga pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, inklusif, berdaya saing.

    “Memasuki kuartal II-2025, Danamon Peduli dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategis dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia sebagai institusi perguruan tinggi yang telah lama berkontribusi dalam mencetak generasi unggul, khususnya dibidang kesehatan masyarakat. Kolaborasi ini kami wujudkan melalui pengadaan fasilitas ruang kelas cerdas (smart classroom) untuk Direktorat Pascasarjana Kesehatan Masyarakat USM Indonesia serta kegiatan program literasi keuangan yang bertajuk Cerdas dan Aman dalam Pengelolan Keuangan dan Berinvestasi,” ujarnya.

    Bank Danamon yakin bahwa pengembangan fasilitas smart classroom akan sangat mendukung proses pembelajaran yang adaptif, interaktif dan inklusif. Terutama dalam menghadapi tantangan era digitalisasi pendidikan saat ini.

    “Disisi lain, literasi keuangan juga menjadi keterampilan yang penting yang harus dimiliki mahasiwa dan dosen, agar lebih baik, lebih bijak dan lebih cerdas dalam mengelola keuangan. Maupun dalam mengambil keputusan finansial jangka panjang,” katanya.

    Riana Suagiat juga mengatakan Bank Danamon terbuka untuk terus berkerja sama dengan USM Indonesia. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Rektor dan seluruh jajaran Universitas Sari Mutiara Indonesia atas kerja sama, keterbukaan dan komitmen untuk bersama yang luar biasa. Semoga apa yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.

    Hadir juga dari Bank Danamon Siska Tarigan (Human Capital Head); Budi Suherman (RSME Head); Ladyana (Area Manager) dan Hendra NG selaku Branch Manager Medan Diponegoro.

  • JNE Creative Workshop Bertajuk Inspirasi Tanpa Batas Digelar di UMSU

    JNE Creative Workshop Bertajuk Inspirasi Tanpa Batas Digelar di UMSU

    Masih dalam rangkaian JNE Competition 2025 JNE kembali menghadirkan Creative Workshop bertajuk Inspirasi Tanpa Batas Vol. 1 yang diadakan, Kamis (08/05/2025) di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

    MAJALAHNDN.COM – Masih dalam rangkaian JNE Competition 2025 JNE kembali menghadirkan Creative Workshop bertajuk Inspirasi Tanpa Batas Vol. 1 yang diadakan, Kamis (08/05/2025) di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jl. Kapt. Mukhtar Basri, Medan, Sumatera Utara.

    Workshop tersebut adalah hasil kerja sama JNE dan UMSU yang bertujuan untuk membekali para mahasiswa yang akan berpartisipasi dalam kepesertaan JNE Content Competition 2025 dengan pengetahuan dan teknik dalam menciptakan tulisan dan karya desain yang menarik.

    Di era digital yang semakin cepat dalam perkembangannya, kemampuan untuk bercerita dan berkomunikasi secara efektif serta menghasilkan sebuah karya desain grafis menjadi keahlian penting bagi siapa saja yang ingin sukses.

    Workshop ini diharapkan dapat membantu para peserta dalam mengembangkan kemampuan tersebut dengan mempelajari ilmu jurnalistik dan desain grafis.

    Workshop menghadirkan pembicara yang sekaligus juri JNE Content Competition 2025, yaitu Rio Purba dan Farianda Putra Sinik. Rio Purba, seorang brand designer yang membahas tentang “Graphic Design 2025 ”, yang berfokus pada Design Trends 2025 dan Designpiration.

    Sementara itu, Farianda, yang merupakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, membagikan tips dan kiat untuk menjadi penulis yang baik dan produktif dalam materi “Kaidah Jurnalistik”.

    Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si selaku Wakil Rektor III UMSU dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada JNE atas kepercayaannya kepada UMSU sebagai mitra awal dalam program workshop ini. UMSU senantiasa terbuka terhadap kegiatan kreatif dan lembaga yang ingin berkolaborasi untuk mendukung perkembangan mahasiswa, terutama dalam hal kreativitas dan kewirausahaan.

    “Kami sangat mendukung dan menerima mitra strategis seperti JNE untuk mendorong mahasiswa berkembang karena kreativitas tidak akan pernah tidak bermanfaat namun terus mengikuti perubahan zaman,” ujar Dr. Rudianto.

    Dr. Rudianto juga menyampaikan bahwa UMSU mendapat peringkat pertama universitas islam terbaik di dunia versi UniRank, karena memiliki perhatian khusus terhadap perkembangan kreativitas dan wirausaha. Bahkan, UMSU menjadi kampus tertinggi dan terbanyak di Indonesia dalam memenangkan kompetisi Wirausaha.

    “Kreativitas tidak akan pernah tergantikan oleh kecerdasan buatan (AI). AI hanya bersifat sebagai alat bantu, sedangkan kreativitas adalah hal yang mendasar dan tidak tergantikan dalam proses penciptaan”, ungkap Dr. Rudianto

    Fikri Al Haq Fachryana selaku Branch Manager JNE Medan, menegaskan komitmen JNE dalam mendukung semangat kreatif dan meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.

    “JNE bukan hanya perusahaan ekspedisi, tetapi juga penghubung kebahagiaan sesuai dengan tagline ‘Connecting Happiness’,” ujarnya.

    Sebagai organisasi yang berusia lebih dari 34 tahun, JNE berkomitmen untuk membantu generasi muda mengembangkan potensi kreatif mereka melalui berbagai program, termasuk workshop ini. Dengan kegiatan workshop selain mendapat tambahan pengetahuan dari narasumber, peserta yang hadir juga kami harapkan dapat mengasah kemampuan dan mengikuti program JNE Content Competition 2025 mengusung tema “Inspirasi Tanpa Batas”.

    Fikri menambahkan inilah upaya kami untuk mencari bakat-bakat di antara anak-anak Indonesia khususnya Medan – Sumatera Utara, dimana berdasarkan data keikutsertaan JNE Content Competition 2024 ternyata animo mahasiswa di Medan-Sumatera Utara sangat besar. Untuk itu workshop ini kami gelar di UMSU dengan menghadirkan Juri yaitu Rio Purba (Juri Content Competition) dan Farianda Putra Sinik (Juri Writing Competition Regional Sumatera).
    JNE Content Competition 2025 berlangsung sejak tanggal 24 Maret hingga 30 Juni 2025, dengan hadiah berupa uang tunai ratusan juta rupiah serta kesempatan diberangkatkan Umrah atau Holy Land. Kompetisi ini merupakan bagian dari kontribusi JNE dalam menciptakan talenta baru yang memiliki kemampuan kreativitas yang dituangkan melalui karya penulisan, desain, fotografi, dan videografi.

    Kompetisi ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari jurnalis, masyarakat umum, pelajar & mahasiswa, hingga karyawan JNE. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://jnewsonline.com/jnecom25/ “, tutup Fikri.

  • Dinkes Kota Bekasi Bersama Kemenkes RI LAKUKAN KESLING SEJUMLAH FASILITAS UMUM DI KOTA BEKASI

    Dinkes Kota Bekasi Bersama Kemenkes RI LAKUKAN KESLING SEJUMLAH FASILITAS UMUM DI KOTA BEKASI

    MAJALAHNDN.COM –  Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kualitas kesehatan lingkungan pada sejumlah fasilitas umum di Kota Bekasi seperti terminal bus, stasiun kereta, stadion sepakbola hotel dan tempat ibadah selama tiga hari, dari tanggal 24-26 Maret 2025.

    Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kementerian Kesehatan RI untuk menguji sejauh mana kualitas kesehatan lingkungan di beberapa daerah, termasuk di Kota Bekasi.

    Ilustrasi suasana di Terminal Bekasi. Foto istimewa.jpg

    Fasilitas umum pertama yang dilakukan pengujian adalah terminal bus Damri yang berlokasi di Kelurahan Kayuringin Kecamatan Bekasi Selatan. Ada beberapa pengujian yang dilakukan, yaitu sarana dan fasilitas kesehatan, kebisingan, pencahayaan, suhu, kelembaban dan keberadaan vektor seperti lalat, kecoa dan tikus.

    Selain terminal bus, pada hari pertama pemeriksaan tim dari Dinkes dan Kemenkes juga mendatangi Stadion Patriot Candrabhaga, Summarecon Mall Bekasi, Stasiun Bekasi, Hotel Harris dan Hotel Aston.

    Pada hari kedua, tim memfokuskan pemeriksaan di terminal Bekasi sekaligus memeriksa kesiapan dan kesehatan para sopir bus yang akan melaksanakan tugas angkutan mudik tahun 2025.

    Stasiun kereta Bekasi. Foto Infopublik.

    Hari ketiga pemeriksaan, tim mengunjungi Masjid Agung Al-Barkah, Lapangan Multiguna Bekasi, Mall Transpark Juanda, Grand Metropolitan Mall dan Masjid Muhammad Ramadhan. Dari hasil pengujian yang dilakukan, dihasilkan data kualitas kesehatan lingkungan pada fasilitas umum yang ada di Kota Bekasi dengan hasil baik.

    Namun tentunya harus terus dijaga kualitas lingkungan yang sudah baik dengan mengupayakan menambahkan fasilitas kesehatan yang lebih baik lagi agar terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berdampak positif bagi kualitas lingkungan secara umum. (Diskominfostandi)

  • Pemerintah Kota Bekasi BONGKAR BANGUNAN DI ATAS SALURAN AIR

    Pemerintah Kota Bekasi BONGKAR BANGUNAN DI ATAS SALURAN AIR

    MAJALAHNDN.COM –  Tim Penertiban dan Pembongkaran yang Melanggar Perizinan di Kota Bekasi yang dipimpin oleh Dinas Tata Ruang Kota Bekasi pada Selasa, 15 April 2025 melaksanakan pembongkaran bangunan di atas saluran air (Fasilitas Umum) di wilayah Perumahan Pondok Pekayon Indah, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi.

    Penertiban ini merupakan tindaklanjut laporan masyarakat perihal adanya bangunan di atas saluran air. Keberadaan bangunan tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan benar telah melanggar peraturan perundang-undangan.

    Tim Penertiban dan Pembongkaran Bangunan terdiri dari dari unsur Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Sub Denpom Jaya/2-1 Kota Bekasi, Sub Garnisun 0507/Bekasi, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Satpol PP Kota Bekasi, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Diskominfostandi Kota Bekasi, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, dan Kelurahan Pekayon Jaya.

    Tim melaksanakan pembongkaran sesuai Surat Perintah Wali Kota Kota Bekasi Nomor 800.1.11.1/1675/Distaru. Dalru tanggal 14 April 2025, dengan dasar pembongkaran karena bangunan tersebut melanggar beberapa Peraturan, antara lain :

    • Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung;
    • Peraturan Daerah Nomor 06 Tahun 2014 tentang Bangunan Gedung;
    • Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Izin Pemanfaatan Ruang;
    • Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah;
    • Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 24 Tahun 2014 tentang Garis Sempadan;
    • Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 42 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemanfaatan Lahan dan Bangunan.

    Kepala Bidang Pengendalian Ruang Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra menegaskan terdapat 4 bangunan yang berdiri di atas saluran air yakni berupa Garasi/Jembatan, Kolam Lele, Dapur semi Permanen, dan Dapur Permanen.

    Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang telah menyampaikan Surat Peringatan I, II, dan III Serta Surat Perintah Bongkar Sendiri kepada pemilik bangunan. “Sudah kami layangkan Surat Peringatan I, II, dan III serta Surat Perintah Bongkar Sendiri, namun sampai saat ini belum dibongkar, maka kita lakukan tindakan penertiban berupa bongkar paksa” ujarnya.

    Selama tahapan pembongkaran, kegiatan terlaksana dengan aman dan kondusif. Pemerintah Kota Bekasi menghimbau kepada seluruh pelaku usaha dan pemilik bangunan untuk tertib serta menaati aturan untuk tidak membangun bangunan di atas saluran air guna mencegah terjadinya Banjir atau Longsor di wilayah Kota Bekasi. (mms/Diskominfostandi)

  • STRATEGI KEBANGKITAN KABUPATEN PEKALONGAN

    STRATEGI KEBANGKITAN KABUPATEN PEKALONGAN

    MAJALAHNDN.COM –  Pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan kesehatan menjadi fokus utama yang dibawa Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam membangun kembali Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Prioritas utama pemerintahannya tetap pada pembangunan jalan, pendidikan, serta layanan kesehatan yang lebih baik.

    Melalui berbagai program yang telah dirancang, diharapkan Pekalongan dapat bangkit menjadi kabupaten yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

    “Sebagai bupati petahana, saya ingin memastikan bahwa program-program yang sudah berjalan tetap dilanjutkan. Fokus utama kami adalah menjaga kondisi Pekalongan tetap kondusif, menstabilkan harga kebutuhan pokok yang melonjak, dan menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Fadia.

    Salah satu prioritas utama yang akan dikebut adalah perbaikan infrastruktur jalan. Fadia mengakui, dalam tiga tahun terakhir, masih banyak ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan. Oleh karena itu, dengan perpanjangan masa jabatannya, ia bertekad menuntaskan pembangunan jalan yang menjadi akses vital masyarakat.

    “Banyak jalan di Kabupaten Pekalongan yang masih harus diperbaiki. Waktu tiga tahun kemarin belum cukup untuk menyelesaikan semuanya. Dengan tambahan waktu lima tahun ke depan, saya berharap pembangunan infrastruktur bisa lebih maksimal,” tambahnya.

    Dengan APBD yang telah disusun, Pemkab Pekalongan berupaya memastikan bahwa anggaran
    digunakan secara optimal untuk mendukung pembangunan infrastruktur, kesehatan, serta program kesejahteraan masyarakat.

    Peningkatan kualitas infrastruktur diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke layanan publik, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian daerah.

    Selain pembangunan fisik, Fadia juga menaruh perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi anak muda yang tertarik dengan dunia digital dan e-commerce. ”Saya akan membuat pelatihan khusus yang bersertifikat untuk anak-anak muda Pekalongan. Anggarannya sudah kami siapkan, dan pelatihannya akan diberikan secara gratis,” jelasnya.

    Pelatihan ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja maupun dunia usaha. Program ini juga dirancang untuk membantu anak muda memahami cara berjualan online melalui marketplace seperti Shopee, yang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi mereka.

    Terkait efisiensi anggaran, Fadia menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat tanpa mengorbankan program prioritas daerah. ”Sebagai kepala daerah, saya bertugas mendukung dan menjalankan program pemerintah pusat. Walaupun ada pemotongan anggaran, kami harus tetap bisa menentukan prioritas mana yang lebih penting,” ungkapnya.


    Fadia menegaskan, penghematan anggaran tidak akan menghambat pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Program-program prioritas, seperti perbaikan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, tetap menjadi fokus utama dalam pengelolaan APBD.

    Pembangunan infrastruktur jalan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat mobilitas masyarakat. Pelatihan digital bagi anak muda untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan peluang usaha baru. Efisiensi anggaran tanpa mengorbankan sektor penting seperti pendidikan dan kesehatan. (NDN)

    Sebagai kepala daerah, Fadia Arafiq bertugas mendukung dan menjalankan program pemerintah pusat. Walaupun ada pemotongan anggaran, kami harus tetap bisa menentukan
    prioritas mana yang lebih penting.

    Ilustrasi perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Foto dok. Puskapik.
  • Menhub Dudy Koordinasikan Strategi Angkutan Lebaran 2025 dengan Gubernur Sulsel

    Menhub Dudy Koordinasikan Strategi Angkutan Lebaran 2025 dengan Gubernur Sulsel

    MAJALAHNDN.COM –  Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, guna menyiapkan strategi menghadapi angkutan Lebaran 2025, di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Sulsel, Rabu (19/3). Menurut Menhub Dudy, Sulsel merupakan kawasan hub yang memiliki potensi pergerakan masyarakat cukup besar saat angkutan Lebaran 2025.

    “Sulawesi Selatan, khususnya Makassar adalah kawasan hub bagi masyarakat Indonesia bagian barat yang akan menuju ke wilayah Indonesia bagian timur. Menurut survei Badan Kebijakan Transportasi, Sulawesi Selatan masuk dalam sepuluh besar daerah asal dan tujuan perjalanan terpadat saat libur Lebaran 2025 yang perlu mendapat perhatian lebih,” ujar Menhub Dudy.

    Menhub Dudy menjelaskan untuk Sulsel sebagai daerah asal perjalanan, diprediksi akan ada 4,5 juta orang yang melakukan perjalanan lintas provinsi dan perjalanan dalam provinsi selama masa angkutan Lebaran 2025. Sebaliknya, Sulsel sebagai daerah tujuan, diprediksi akan ada 5,1 juta orang yang melakukan perjalanan lintas provinsi dan perjalanan dalam provinsi pada periode yang sama.

    Kemudian, simpul transportasi terpadat pada masa angkutan Lebaran 2025 juga ada di wilayah Sulsel. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar jadi bandara asal terdapat di Indonesia dengan jumlah prediksi penumpang sebesar 1,60 juta orang. Sebagai bandara tujuan, bandara ini menempati posisi ke-7 sebagai bandara terpadat di Indonesia dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 959,88 ribu orang.

    Simpul transportasi terpadat di Sulsel berikutnya adalah Makassar New Port. Pelabuhan ini menempati posisi ketiga sebagai pelabuhan asal terpadat di Indonesia dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 238,81 ribu orang. Sebagai pelabuhan tujuan, pelabuhan ini menempati posisi kedua terpadat di Indonesia dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 588,12 ribu orang.

    “Pilihan moda transportasi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari dan menuju Sulawesi Selatan didominasi oleh angkutan udara dan angkutan laut. Karena itu, saya tidak bosan-bosannya mengingatkan stakeholder transportasi, khususnya yang melayani transportasi udara dan laut di wilayah Sulawesi Selatan, agar meningkatkan pengawasan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan, baik saat mudik maupun balik Lebaran,” jelas Menhub.

    Menhub Dudy menegaskan, tidak ada toleransi dalam hal keselamatan bagi para penumpang. Jika ditemukan ada armada yang tidak laik jalan setelah dilakukan ramp check, maka tindakan tegas harus dilakukan. Armada tersebut tidak diperbolehkan untuk beroperasi.

    Menhub Dudy berharap, Pemprov Sulsel bisa memberikan dukungan untuk mengatasi beberapa masalah tersebut, termasuk menggelar Posko Angkutan Lebaran, memberikan kemudahan akses bagi pemudik untuk menuju terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. “Kami juga berharap Pemprov Sulsel bisa menyediakan informasi seputar mudik yang memadai bagi masyarakat, termasuk melakukan sosialisasi keselamatan berkendara khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi,” pungkasnya.

    Gubernur Andi mengaku siap mendukung Kemenhub dalam menyukseskan angkutan Lebaran 2025 di wilayah Sulsel. Dukungan yang diberikan termasuk memerintahkan petugas Dishub dan Satpol PP untuk menjaga perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

    “Pada prinsipnya, kami siap mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran di wilayah Sulawesi Selatan. Semoga angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan terkendali,” ucap Gubernur Andi.

    Turut hadir dalam pertemuan ini, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi, Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, Plt Dirjen Perhubungan Darat Ahmad Yani, Plt Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Kepala BKT Robby Kurniawan, serta para pimpinan Unit Pelaksana Teknis Kemenhub di wilayah Sulsel.

    Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi di wilayah Sulsel

    Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Andi, Menhub Dudy melanjutkan kegiatan dengan meninjau Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Di pelabuhan ini, Menhub Dudy naik ke KM Lambelu dan mengecek secara langsung sejumlah fasilitas di dalam kapal. Ia pun sempat berbincang dengan sejumlah penumpang, dilanjutkan peninjauan ke ruang kemudi.

    Setelahnya, Menhub Dudy bergeser ke Kantor KSOP Utama Makassar untuk mengecek kesiapan petugas dalam menghadapi angkutan Lebaran 2025. Menhub Dudy meminta seluruh jajaran di KSOP Utama Makassar untuk mengoptimalkan pengawasan di seluruh area pelabuhan, termasuk memastikan kelaik jalanan kapal-kapal yang akan beroperasi.

    “Kita harus memprioritaskan keselamatan dan keamanan para penumpang, baik saat berada di pelabuhan maupun saat di atas kapal,” ungkap Menhub Dudy.

    Lokasi lain yang juga ditinjau oleh Menhub Dudy adalah Bandara Sultan Hasanuddin. Di sini, Menhub Dudy mengecek beberapa fasilitas yang sedang dalam proses pembangunan. “Saya berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu. Dengan begitu, kita bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada para penumpang,” tutur Menhub Dudy.

  • PDAM Jepara : TINGKATKAN PELAYANANAIR BERSIH MELALUI INOVASI DAN SINERGI

    PDAM Jepara : TINGKATKAN PELAYANANAIR BERSIH MELALUI INOVASI DAN SINERGI

    MAJALAHNDN.COM –  Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Namun, memenuhi kebutuhan tersebut di tengah tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, serta infrastruktur yang terus menua bukanlah hal mudah. Namun demikian Perumda Air Minum Tirta Jungporo, sebagai penyedia layanan air bersih di Kabupaten Jepara, tidak kehilangan tajinya untuk menyikapi kondisi tersebut. Perusahaan Air minum yang juga dikenal dengan sebutan PDAM Jepara itu, tidak berhenti mengembangkan inovasi, kompetensi dan strategi cermatnya untuk memastikan pasokan air yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

    Dalam keterangan eksklusifnya kepada Nasional Daerah News, Direktur Utama Perumda Tirta Jungporo, Sapto Budiriyanto mengungkap berbagai langkah strategis perusahaannya, terutama dalam mengatasi tantangan di sektor penyediaan air bersih.

    Tidak hanya itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, Tirta Jungporo juga mengembangkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sumber daya air. “Kami terus berinovasi melalui pembuatan sumur produksi baru di berbagai wilayah, serta memanfaatkan embung yang sudah ada untuk diolah menjadi sumber air bersih. Hal ini menjadi strategi utama kami untuk menjaga ketersediaan air yang memadai, terutama di musim kemarau,” ungkap Sapto kepada Nasional Daerah News.

    Kami terus berinovasi melalui pembuatan sumur produksi baru di
    berbagai wilayah, serta memanfaatkan embung yang sudah
    ada untuk diolah menjadi sumber air bersih,

    Langkah ini tak hanya memastikan pasokan air yang stabil, tetapi juga memanfaatkan
    potensi sumber daya air lokal secara optimal. Pemanfaatan embung sebagai salah satu sumber air baku menjadi terobosan penting, terutama di daerah yang rentan terhadap kekurangan air.

    Meski telah melayani sebagian besar wilayah Jepara, tantangan terbesar yang dihadapi Perumda Tirta Jungporo adalah menyediakan akses air bersih ke daerah-daerah terpencil. Untuk itu, perusahaan berupaya memperluas cakupan pelayanan dengan bekerja sama dengan pemerintah desa dan program nasional seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
    Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

    “Kami menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah desa di wilayah terpencil agar masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih, baik melalui Perumda maupun melalui program PAMSIMAS. Ini merupakan upaya kami untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan layanan air bersih,” jelas Sapto.

    Guna memastikan kualitas air yang diterima pelanggan tetap sesuai dengan standar kesehatan, Perumda Tirta Jungporo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengujian berkala setiap bulan. “Kami menguji kualitas air dari segi bakteriologi, fisika, dan kimia. Jika ditemukan adanya kualitas air yang kurang baik, tim kami segera mengambil langkah perbaikan. Dengan ini, kami bisa menjaga kualitas air yang kami suplai tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat,” papar Sapto.

    Tim Reaksi Cepat (TRC) bekerja mengutamakan pelayanan prima bagi pelanggan. (Foto istimewa)

    Tim Reaksi Cepat (TRC)
    Sebagai upaya untuk menjaga infrastruktur distribusi air tetap dalam kondisi prima, Tirta Jungporo telah menerapkan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM). Selain itu, perusahaan juga membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang siap menangani masalah infrastruktur selama 24 jam.“TRC kami bertugas memastikan jaringan perpipaan dari transmisi, distribusi, hingga sambungan rumah tetap berfungsidengan baik. Mereka siaga 24 jamuntuk merespons gangguan seperti kebocoran pipa, kerusakan, atau perawatan jaringan lainnya,” ujar Sapto.

    Selain itu, Perumda Tirta Jungporo juga secara rutin mengganti jaringan perpipaan yang sudah tua. Sebagai contoh, pada tahun 2025 nanti, perusahaan berencana mengganti jaringan pipa di Desa Kedung Malang yang rusak akibat korosi. Hal ini menjadi bagian dari investasi perusahaan dalam menjaga infrastruktur distribusi air.

    “Sesuai visi kami, yaitu menjadi perusahaan penyedia air minum yang mandiri, unggul, dan berkelanjutan, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan air bersih yang memenuhi prinsip kuantitas, kontinuitas, dan kualitas,” tutupnya.

    Dengan berbagai langkah inovatif dan sinergi yang telah dijalankan, Perumda Tirta Jungporo optimistis mampu menghadapi tantangan pengelolaan air bersih dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jepara. (SI)

    Kami menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah desa
    di wilayah terpencil agar masyarakat bisa mendapatkan akses
    air bersih, baik melalui Perumda maupun melalui program
    PAMSIMAS

  • MENDES YANDRI AJAK KADES BERSIAP BANGUN DAPUR MAKAN BERGIZI GRATIS

    MENDES YANDRI AJAK KADES BERSIAP BANGUN DAPUR MAKAN BERGIZI GRATIS

    MAJALAHNDN.COM –  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak kepala desa (Kades) untuk mempersiapkan diri untuk membangun satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis (MBG). alam hal ini, dana desa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025.

    “Saya mengajak seluruh kepala desa, untuk memanfaatkan situasi yang sangat luar biasa ini. Sebab putaran ekonomi ini sangat bagus,” jelas Mendes Yandri saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SPPG pada program MBG disaksikan oleh Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional, Suardi Samiran, di kompleks Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Minggu (2/2/2025).

    Mendes Yandri juga menegaskan bahwa Kemendes dan Badan Gizi Nasional punya misi yang sama dalam memandirikan pangan masyarakat desa.

    Menurutnya, kemandirian ekonomi desa diartikan sebagai desa yang memiliki ketahanan ekonomi terhadap berbaga macam krisis dan tidak bergantung pada pemerintahan provinsi
    dan/atau pemerintahan kabupaten/kota.

    “Kementerian Desa dan BGN ini sangat erat bapak ibu. Karena BGN sejatinya yang akan memanfaatkan hasil dari desa. Karena di desa itu ada sekurang-kurangnya dua puluh persen dari dana desa itu dialokasikan untuk ketahanan pangan,” jelas Mendes Yandri.

    Mendes Yandri juga menjelaskan, bahwa program MBG ini penting, karena membantu anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

    Anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi dan merasa kenyang memiliki kemampuan
    konsentrasi yang lebih baik, serta menunjukkan peningkatan dalam performa akademik mereka.

    “Inti pokoknya kalau semua bahan baku yang ada di desa itu kita satu padukan, maka akan membantu makan bergizi gratis. Maka antara BGN dan Kemendes ini adalah dua
    sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan,” ungkap Mendes Yandri.

    Sementara itu, Ketua Yayasan BAI Mahdi Sholeh Ma’mun, Ratu Rachmatu Zakiyah menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, MBG ini bertujuan untuk mengatasi masalah
    gizi buruk dan stunting di Indonesia.

    Dan juga mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui,
    serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

    “SPPG ini diharapkan bisa memberi makan bergizi gratis. Dan dengan ini saya yakin ke depan kita akan bisa menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelas Bupati Terpilih Kabupaten
    Serang periode 2024-2029 ini.

    Hadir mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, dan Dirjen PEID Kemendes PDT Tabrani. Serta Anggota Komisi X DPR RI Hoerudin. (Kemendes PDT).