MAJALAHNDN.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata RI menjalin kerja sama dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan pariwisata.
Penandatanganan ini bertujuan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global di masa mendatang.
Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Sunda Kelapa, Balai Kota DKI Jakarta dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung serta Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Kamis (3/7).
Pramono Anung menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Pariwisata atas terjalinnya kerja sama ini.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Pariwisata. Banyak sekali hal-hal yang akan dikerjasamakan,” ujar Pramono.
Ia menyebutkan beberapa fokus kolaborasi yang akan dilakukan, termasuk pengembangan fesyen, infrastruktur MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), revitalisasi kawasan seperti Kota Tua, dan pengelolaan sampah yang kini dapat memberikan keuntungan bagi pembangunan kota.
Senada, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga menyambut baik terjalinnya kerja sama ini.
“Terima kasih. Senang sekali diterima Bapak Gubernur untuk melakukan kerja sama dan menjajaki kolaborasi yang lebih intens lagi dengan ditandatangani MoU hari ini,” ucap Widiyanti.
Ia menambahkan, Kemenparekraf siap memberikan dukungan dengan berbagai program promosi, event, dan penataan kota untuk bersama-sama memajukan pariwisata Jakarta.
Sektor pariwisata Jakarta menjadi salah satu yang dapat dikembangkan karena memiliki nilai tambah yang tinggi dan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi.
Nota Kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata ini mencakup berbagai aspek, antara lain pengembangan destinasi pariwisata; penyelenggaraan kegiatan event dan MICE; peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata; dan pencapaian predikat yang diakui pariwisata internasional untuk kota Jakarta.
Selain itu, juga untuk pengembangan pemasaran pariwisata; peningkatan kerja sama industri dan investasi pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan; serta pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
MAJALAHNDN.COM- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) siap menyelenggarakan Expo Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) tahun 2025 yang akan digelar pada tanggal 9–10 Agustus di salah satu Mall, di Banjarmasin.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Expo kali ini akan melibatkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka mendorong inovasi, terutama dalam pengemasan dan pemasaran produk desa.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah, diwakili oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pendataan Ekonomi Desa, Novi Indah Purnamasari, menyampaikan bahwa sejumlah persiapan telah dilakukan bersama kabupaten/kota, mulai dari desain stan hingga layout acara. Lokasi kegiatan dipastikan akan berpusat di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, yaitu Duta Mall.
“Ini kami sudah sempat rapat dengan kabupaten untuk persiapan eksponya, baik terkait desain stand maupun layout. Penentuan tempat sudah, insya Allah akan dilaksanakan di Duta Mall tanggal 9–10 Agustus 2025,” ujar Novi di Banjarbaru, Kamis (3/7/2025).
Menurutnya, Expo BUMDesa 2025 akan melibatkan 11 kabupaten di Kalimantan Selatan. Masing-masing kabupaten diwajibkan membawa lebih dari satu BUMDesa untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka.
“Tahun ini kami secara khusus bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kalimantan Selatan. Kami ingin membuat expo ini semenarik mungkin, dengan mengakomodasi permasalahan yang selama ini dihadapi BUMDesa, seperti dalam hal pengemasan produk,” lanjutnya.
Selain pameran produk, Expo BUMDesa 2025 juga akan menghadirkan sesi talkshow interaktif yang membahas strategi pengemasan produk yang baik, branding, serta tantangan-tantangan lain yang dihadapi oleh pelaku usaha desa. Kolaborasi dengan HIPMI juga akan memperlihatkan implementasi nyata dari pengemasan dan pemasaran yang efektif.
“Expo ini akan lebih interaktif dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya pameran, tapi juga ada talkshow dan contoh nyata bagaimana mengemas produk yang menarik. Tujuannya tentu agar produk desa memiliki nilai jual lebih tinggi dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” tambah Novi.
Meskipun belum melibatkan peserta dari luar provinsi, Expo ini tetap diharapkan menjadi etalase produk desa Kalimantan Selatan yang inspiratif dan mampu menarik perhatian investor maupun masyarakat luas.
Expo BUMDesa 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi desa melalui inovasi, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha desa. Pemerintah Provinsi Kalsel optimistis kegiatan ini akan menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal
MAJALAHNDN.COM- Pemerintah Provinsi Papua menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat efektivitas birokrasi dengan melantik 130 pejabat untuk mengisi sejumlah posisi struktural dan fungsional yang kosong sejak tahun lalu.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, di Kantor Gubernur Papua, Jayapura. Para pejabat yang dilantik terdiri dari tiga pejabat fungsional ahli utama dan 127 pejabat struktural eselon III dan IV, yang diharapkan mampu mempercepat roda pemerintahan dan pelayanan publik.
“Proses pengusulan jabatan ini telah dimulai sejak awal tahun lalu melalui kepala dinas, kemudian direview oleh Sekda dan diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelas Ramses dalam sambutannya.
Ia menambahkan, setelah mendapat pertimbangan teknis dari BKN, permohonan pelantikan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dan baru memperoleh izin pelantikan dalam beberapa hari terakhir.
Ramses menilai kekosongan jabatan yang terlalu lama berdampak pada terganggunya pelayanan publik serta menghambat pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN), termasuk proses kenaikan pangkat yang tidak bisa diproses karena belum adanya status jabatan definitif.
“Dengan pelantikan ini, para pejabat kini memiliki kepastian status jabatan dan TMT (tanda mulai tugas). Hal ini sangat penting bagi kelangsungan karier ASN serta peningkatan kinerja organisasi,” ujar Ramses.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan dilakukan berdasarkan prinsip sistem merit, bukan atas dasar kedekatan pribadi maupun kepentingan transaksional.
“Penempatan jabatan ini bukan karena uang, tapi karena mereka memang layak dan berkapasitas,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan kelembagaan dan profesionalisme ASN dalam menjawab tantangan pembangunan Papua yang terus berkembang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai, malam puncak perayaan HUT ke- 498 Kota Jakarta di kawasan Lapangan Banteng, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat berlangsung meriah. Diperkirakan puluhan ribu warga hadir dalam acara ini.
Warga Jakarta berbahagia malam ini,
“Warga Jakarta berbahagia malam ini karena kegiatan berlangsung meriah. Kita bersyukur hari ini mungkin yang berkunjung lebih dari 25 ribu orang,” katanya, Minggu (22/6).
Menurut Rano, dari keseluruhan jumlah pengunjung itu hanya sekitar sembilan ribu yang tertampung di area amphiteater Taman Lapangan Banteng untuk menyaksikan acara perayaan secara langsung. Sedangkan sisanya, memenuhi area taman di luar amphiteater Taman Lapangan Banteng.
Diakui Rano, tingginya animo masyarakat mengunjungi kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Banteng ini memperlihatkan kebutuhan akan wahana rekreasi terjangkau.
Karena itu, salah satu yang bakal menjadi bahan evaluasi bila kembali mengadakan kegiatan besar, kata Rano, pihaknya akan menambah jumlah layar besar bagi warga yang tidak dapat kesempatan masuk area amphiteater untuk menyaksikan kegiatan.
Menurut Rano, kegiatan perayaan HUT ke-498 Kota Jakarta ini baru permulaan menuju lima abad Jakarta pada 2027 mendatang.
Kegiatan yang bisa berlangsung meriah ini akan menjadi bahan pembelajaran berharga untuk bisa melangsungkan kegiatan lebih besar lagi.
“Tentu ini awal bagi kita mempersiapkan satu gerakan besar di tahun 2027, itu 500 tahun Jakarta. Artinya itu harus lebih goal lagi daripada hari ini dan ini kita nanti evaluasi apa saja yang menjadi kekurangan,” tandasnya.
MAJALAHNDN.COM– Kabupaten Gunungkidul menegaskan kesiapannya menjadi tuan rumah Porda XVII DIY 2025. Persiapan menyeluruh terus dimatangkan oleh panitia pelaksana bersama KONI dan Pemerintah Daerah, dengan sinergi penuh untuk memastikan sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi.
Ketua Panitia Pelaksana Porda XVII DIY 2025 Kabupaten Gunungkidul, Agus Mantara, menyampaikan pihaknya telah bekerja intensif bersama tim yang dibentuk langsung oleh Bupati Gunungkidul untuk mengawal persiapan penyelenggaraan.
“Kami bertiga ditugasi langsung oleh Bupati Gunungkidul untuk mengawal pelaksanaan Porda di Gunungkidul. Sementara penyelenggaraan di luar Gunungkidul menjadi tanggung jawab rekan-rekan KONI DIY,” jelas Agus pada konferensi pers yang digelar Sabtu (21/06) di Kantor KONI DIY, Yogyakarta.
Tim yang dibentuk terdiri dari personel yang sesuai dengan bidang dan kewenangannya. Saat ini, kesiapan venue di Gunungkidul hampir rampung. Tim KONI DIY dan Pemda DIY juga telah melakukan verifikasi dan uji kelayakan untuk memastikan semua venue aman dan nyaman bagi para atlet.
Dukungan penuh dari pemerintah menjadi kunci penting dalam penyelenggaraan Porda kali ini. Bahkan, dua event besar sekaligus akan digelar, yakni Peparda dan Porda DIY 2025, yang masing-masing akan berlangsung pada Agustus dan September.
Agus menambahkan, berbagai aspek pendukung juga telah disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengamanan, layanan kesehatan, hingga publikasi. Tujuh rumah sakit besar di Wonosari dan sekitarnya telah siap memberikan dukungan kesehatan selama pertandingan. Polres, Kodim, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah juga siap memberikan dukungan pengamanan.
Untuk publikasi, Dinas Kominfo Gunungkidul menjadi koordinator utama, didukung penuh dengan branding ‘Road to Porda dan Peparda’ yang sudah menghiasi seluruh mobil dinas di Gunungkidul. Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) juga dilibatkan untuk memastikan komunikasi antar venue berjalan lancar.
Upacara pembukaan Porda akan menampilkan hiburan yang kental dengan nuansa budaya lokal Gunungkidul, sesuai arahan Bupati dan Ketua (Umum) KONI DIY. “Ini menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi budaya Gunungkidul,” ujar Agus.
Agus menegaskan, seluruh kepala dinas di Gunungkidul telah diberi tanggung jawab sesuai bidang masing-masing untuk memastikan kelancaran kegiatan. “Kami berharap seluruh elemen dapat memberikan dukungan maksimal demi kesuksesan Porda DIY 2025,” pungkasnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Porda XVII DIY 2025 KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, menambahkan Porda tahun ini akan mempertandingkan 46 cabang olahraga (cabor) dengan 51 subcabor yang tersebar di 46 venue di lima kabupaten/kota di DIY. Yakni 24 venue di Gunungkidul, 7 di Sleman, 2 di Kota Yogyakarta, 1 di Bantul, dan 1 di Kulon Progo.
“Gunungkidul tidak mungkin membangun venue dalam waktu singkat, sehingga beberapa cabor harus diselenggarakan di luar Gunungkidul,” ujar Rumpis.
Beberapa cabang seperti dayung akan dilaksanakan di Kulon Progo. Panjat tebing di dua lokasi, yaitu hari pertama di Gunungkidul dan hari berikutnya di Mandala Krida, Yogyakarta. Balap sepeda BMX akan digelar di Yogyakarta International BMX Center, Sleman, sedangkan balap sepeda MTB di lereng Merapi. Cabang angkat berat dipusatkan di Kantor Kelurahan Condongcatur, Sleman karena keterbatasan mobilitas peralatan. Senam tetap digelar di UNY Sleman. Lalu wushu dan futsal digelar di Sleman dan Sasana Among Raga Yogyakarta.
Mayoritas pertandingan akan berlangsung pada 9–18 September 2025. Namun, beberapa cabor seperti catur akan dimulai lebih awal pada 1 September 2025, menyesuaikan jadwal penggunaan venue yang dipakai bergantian. Secara keseluruhan, target seluruh pertandingan selesai pada 18 September, dengan babak final maksimal berakhir pukul 12.00 WIB.
Porda XVII DIY 2025 akan mempertandingkan 549 nomor lomba dengan melibatkan 4.031 atlet terverifikasi. Rumpis berharap ajang ini menjadi momen sinergi seluruh pihak demi prestasi olahraga Yogyakarta. “Harapan kami, sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi bisa tercapai bersama. Ujungnya adalah peningkatan kualitas atlet DIY di level nasional,” ungkap Rumpis.
Porda XVII DIY 2025: Perpaduan Budaya dan Olahraga
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto, tidak hanya fokus pada kesuksesan penyelenggaraan dan prestasi, tetapi juga mengedepankan penguatan identitas lokal melalui peluncuran maskot dan jingle resmi Porda dan Peparda 2025. Maskot resmi Porda 2025 bernama Silalang, karakter belalang yang menggambarkan kekuatan, ketangkasan, dan kesabaran.
Supriyanto menegaskan, tiga nilai itu juga melekat dalam semangat olahraga. Setiap cabang olahraga akan memiliki versi khusus maskot Silalang sesuai dengan ciri khas masing-masing. Misalnya, Silalang dengan raket untuk bulutangkis atau dengan bola untuk sepak bola.
“Silalang bukan sekadar ikon, tapi representasi dari kekhasan Gunungkidul. Belalang di sini bukan hama, tapi kuliner khas yang unik dan membanggakan,” ungkapnya.
Tak kalah penting, jingle resmi Porda & Peparda 2025 juga telah diluncurkan sebagai bentuk penyemangat dan identitas bersama. Jingle ini menggabungkan unsur musik tradisional Gunungkidul dengan nuansa modern, menciptakan atmosfer kompetisi yang semangat sekaligus membumi.
“Kami ingin masyarakat punya rasa memiliki. Jingle ini akan diputar di seluruh venue dan acara resmi,” tambah Supriyanto.
Ketua Umum KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi, menegaskan bahwa Porda kali ini diharapkan menjadi momentum tiga sukses: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses promosi budaya. “Kami ingin Porda ini tidak hanya jadi ajang olahraga, tapi juga menjadi panggung kebanggaan daerah,” ujarnya.
Dari sisi teknis, Gunungkidul telah menyiapkan 35 venue pertandingan yang akan menjadi lokasi bagi 76% dari total 46 cabang olahraga yang dipertandingkan. Persiapan atlet juga terus berlangsung sejak 2023 dengan sistem promosi-degradasi. Sebanyak 696 atlet akan bertanding dalam 41 cabang olahraga menjadikannya kontingen terbesar Gunungkidul sepanjang sejarah Porda.
Untuk memastikan kesiapan venue, kejuaraan daerah (kejurda) akan digelar mulai Juli 2025 sebagai ajang uji coba. Sementara itu, latihan terpusat atlet akan berlangsung hingga Agustus 2025 dengan target peningkatan jumlah medali emas dibandingkan Porda 2022.
“Target kami jelas, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses mengangkat identitas Gunungkidul sebagai tuan rumah yang membanggakan,” tutup Irfan. (uk/han/tfk/ard)
MAJALAHNDN.COM– Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X beserta jajaran Forkopimda DIY mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 DIY pada Minggu (01/06). Hari Lahir Pancasila merupakan momen paling fundamental dalam sejarah perjuangan bangsa. Nilai-nilai pancasila menjadi komitmen bangsa terhadap dasar dan arah pembangunan nasional.
Hal ini disampaikan Plh. Sekretaris Daerah DIY, Tri Saktiyana saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi. Tri Saktiyana bertindak sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan, Sleman. “Pancasila bukan hanya dokumen historis atau teks normatif dalam Pembukaan UUD 1945, tapi adalah jiwa bangsa dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” ujarnya.
Tri menyampaikan, Pancasila adalah rumah besar yang mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa bangsa Indonesia yang majemuk. Keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga kelima, Pancasila menanamkan nilai gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
dok. Humas Pemda DIY
Lebih lanjut, Tri mengungkapkan pentingnya penguatan ideologi bangsa di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi. “Kemajuan ekonomi tanpa fondasi nilai akan melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa membawa dehumanisasi,” tegasnya.
Tri menambahkan, dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.
“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” ungkapnya.
Dikatakan Tri Saktiyana, memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata.
“Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Dan sebagai bagian dari agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045, memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM masuk sebagai prioritas utama dalam Asta Cita, delapan agenda besar pembangunan nasional,” imbuhnya.
Menurut Tri, revitalisasi nilai Pancasila, harus hadir dalam empat dimensi utama, yaitu pendidikan, birokrasi, ekonomi, dan ruang digital. BPIP pun telah menjalankan berbagai program strategis seperti, pelatihan ASN, penguatan kurikulum Pancasila, dan kerja sama lintas sektor untuk memastikan ideologi bangsa ini tetap hidup dan membumi.
“Tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, dari pusat hingga daerah, dari tokoh agama hingga pemuda, harus menjadi pelaku utama dalam pembumian Pancasila,” ungkapnya.
Tri menegaskan, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momen refleksi dan tindakan, bukan sekadar seremoni. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dan pedoman dalam membangun Indonesia yang bukan hanya maju secara teknologi dan ekonomi, tetapi juga unggul secara moral dan kebudayaan.
dok. Humas Pemda DIY
“Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia yang sejahtera bukan hanya dalam angka statistik, tetapi juga dalam rasa keadilan dan persaudaraan. Kita ingin Indonesia yang dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya,” psparnya.
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ini juga diikuti oleh perwakilan ASN Pemda DIY, mahasiswa, siswa SMA/SMK sederajat, siswa SMP, dan TNI/Polri. Upacara kali ini ditutup dengan pertunjukan teatrikal dari Dinas Kebudayaan DIY yang menampilkan cerita perjuangan Pangeran Diponegoro.
Terpisah, Pemda DIY menyelenggarakan pula Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Pada upacara yang diikuti ASN di lingkungan Pemda DIY ini, Plt. Asisten Setda DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Aris Eko Nugroho bertindak sebagai Inspektur Upacara. (uk/rt/ts/sd/ip)
MAJALAHNDN.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah strategis untuk membuka lapangan kerja baru melalui pembangunan UMKM Center dan program pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Erwin, saat membuka Unpas Career Job Fair di Kampus Unpas, Kota Bandung, Sabtu (31/5/2025).
Erwin mengungkapkan, nantinya setiap kecamatan di Kota Bandung akan memiliki pusat kuliner dan pusat inkubasi bisnis.
“Kami targetkan 30 kecamatan membuka pusat UMKM. Ini untuk mendekatkan peluang usaha dan kerja kepada masyarakat tanpa harus ke pusat kota,” katanya.
UMKM Center ini akan menjadi wadah pelatihan, pendampingan, dan fasilitas modal bagi calon wirausaha muda. Pemerintah juga akan melatih pelaku usaha dari sisi literasi keuangan, pemasaran digital, hingga inovasi produk.
“Kita latih dulu. Kalau sudah kuat secara manajemen, baru kita bantu akses modal. Ini cara membangun wirausaha yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ucapnya.
Selain membangun UMKM lokal, Pemkot Bandung juga menyiapkan program pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri yang akan dimulai pada tahun 2026.
Erwin menyebut program ini merupakan transformasi dari stigma lama “kabur dulu” menjadi “merantau dulu”.
“Insyaallah 2026, kami akan bantu warga merantau secara legal dan produktif. Semua fasilitasnya kami sediakan dan gratis. Ini jadi bekal kerja sekaligus pengalaman hidup,” ujarnya.
Program ini ditujukan kepada lulusan baru dan pencari kerja yang ingin mendapat pengalaman langsung di industri luar negeri dan akan digarap bersama lembaga pelatihan dan perusahaan mitra di dalam dan luar negeri.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari solusi untuk menekan angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan anak muda.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu jalur. Kita buka berbagai jalur produktif, termasuk luar negeri,” ujarnya.
Erwin juga menyampaikan, sektor ekonomi kreatif akan terus diperkuat. Pemerintah mendorong pengembangan startup, teknologi, seni, kuliner, dan desain yang mampu menyerap banyak tenaga kerja muda di Kota Bandung. (Diskominfo Kota Bandung/UPI)
MAJALAHNDN.COM– Menjelang Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi membuka ajang Bogor Hujan Trail 2025 di Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Sabtu (31/5/2025).
Bupati Bogor menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga ekstrem, tetapi juga ajang kebersamaan dan promosi wisata serta ekonomi lokal.
“Selamat datang di Kabupaten Bogor. Selamat menikmati keindahan alam Hambalang dan kuliner khas Bogor. Ini momentum kita merayakan kebahagiaan bersama,” ujar Rudy Susmanto.
Ia juga mengapresiasi komitmen komunitas trail terhadap pelestarian alam. Menurutnya, para pegiat trail hadir bukan untuk merusak, tetapi menjaga kelestarian lingkungan.
“Trail bukan sekadar hobi, tapi juga bentuk kepedulian terhadap alam dan budaya. Ini semangat kebersamaan dan sportivitas yang luar biasa,” tambahnya.
Bogor Hujan Trail merupakan agenda tahunan yang digagas Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Irfan Maulana, dan menjadi wadah berkumpulnya komunitas trail dari berbagai daerah. Tahun ini, lebih dari 1.500 peserta ikut ambil bagian, termasuk dari luar Jabodetabek seperti Palembang, Lampung, dan Madiun.
Menurut Bupati, antusiasme peserta berdampak langsung pada ekonomi daerah.
“Hotel penuh, warung makan ramai, UMKM bergerak. Ini bukan sekadar event, tapi bukti nyata penggerak ekonomi lokal,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda, Forkopimcam, KADIN, KORMI, komunitas Trail Sentul, serta masyarakat umum.
MAJALAHNDN.COM– Masih ingat Wagiman dan istrinya Samiyem, warga Selodoko, Ampel, Boyolali yang beberapa waktu lalu dikunjungi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi?
Ya, pasangan lansia itu kini bisa tersenyum bahagia, karena bantuan rumah dari Gubernur benar-benar terealisasi. Saat ini, proses pembangunan sudah tahap pemasangan panel-panel instan.
Pendirian rumah sistem panel instan (Ruspin) itu dikerjakan oleh tim khusus dari Disperakim Provinsi Jawa Tengah, dibantu gotong royong warga setempat.
“Saya senang sekali dibantu rumah oleh Pak Gubernur,” kata Wagiman, ditemui di rumahnya baru-baru ini.
Dia tidak menyangka jika akhirnya didatangi Gubernur Ahmad Luthfi, dan diberi bantuan rumah layak huni. Karena sebelumnya, ia tidak pernah berpikiran akan memiliki rumah yang layak.
“Rumah yang dulu itu dindingnya gedek. Kayu blandar sudah rapuh, jadi khawatir kalau tiba-tiba roboh,” lanjutnya.
Raut kbahagiaan juga terlihat di wajah sang istri, Samiyem. Beberapa kali ia tersenyum sambil melihat para tukang mengerjakan pembangunan rumahnya.
“Senang sekali bisa dibantu rumah. Itu yang datang ke sini Pak Gubernur,” ungkapnya.
Selain persoalan ekonomi, Samiyem tidak memiliki minat memperbaiki rumahnya, karena hanya tinggal berdua bersama suaminya, Wagiman.
“Saya tidak punya anak, ya tinggal berdua sama suami saja,” imbuhnya.
Namun, berkat bantuan itu, dia sangat berterima kasih karena mendapatkan hunian yang layak.
“Terima kasih sudah dibantu rumah,” paparnya.
Sementara itu, Ketua RW 5 Desa Selodoko, Eri Gatot Sunyoto, menyambut baik bantuan rumah bagi keluarga Wagiman. Menurutnya, kondisi rumah Wagiman memang memprihatinkan dan perlu perbaikan.
“Kami menyambut baik, sehingga warga bergotong royong ikut membangun rumah atas bantuan Pak Gubernur ini,” tandasnya. (Wk/Ul, Diskominfo Jateng)
MAJALAHNDN.COM– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Perancis Emmanuel Macron di kampus Akademi Militer (Akmil) dan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (29/5/2025).
Luthfi mengatakan, kunjungan tersebut diyakini bakal meningkatkan pariwisata di Jawa Tengah, terutama Candi Borobudur. Sebab, lawatan Presiden Perancis tersebut memberikan citra bagi Candi Borobudur, sebagai destinasi wisata dunia.
Meningkatnya kunjungan wisata ke Borobudur, imbuh gubernur, akan membuka peluang ekonomi bagi daerah di sekitarnya. Apalagi, ke depan ada proyeksi pengembangan aglomerasi wisata, yang menjadikan Borobudur sebagai sentral, lalu dihubungkan dengan beberapa destinasi wisata di daerah sekitar, seperti Kopeng dan Rawa Pening di Kabupaten Semarang.
Selain bidang pariwisata, menurut Luthfi, kedatangan Presiden Perancis tersebut juga dapat menjadi pengungkit pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia dan Jawa Tengah.
“Ini potensi yang sangat besar untuk wilayah kita,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, sebuah kehormatan besar dapat menerima kunjungan Presiden Perancis di Candi Borobudur. Sebab, situs tersebut sudah ditetapkan oleh UNESCO, sebagai warisan budaya dunia yang kaya akan sejarah dan makna spiritual.
“Kehormatan bagi saya bisa menemani sahabat saya Presiden Perancis. Indonesia dan Perancis dua bangsa besar, dengan sejarah panjang dan budaya yang mengakar kuat, serta peradaban yang panjang,” katanya.
Ditambahkan, Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai filosofi dasar negara Pancasila, yang menghormati semua agama dan semua kepercayaan. Indonesia dan Perancis juga memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang sama.
“Toleransi dan menghormati warisan budaya, menghormati semua agama dan kepercayaan, ras, dan semua kelompok etnis,” beber Prabowo.
Dia menambahkan persahabatan, kepercayaan, kolaborasi, dan kemitraan antara Indonesia-Perancis, akan berlanjut. Ini akan menjadi jembatan bagi budayawan, seniman, dan pelaku industri kreatif di antara dua negara.
Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan, Candi Borobudur merupakan kesaksian dari betapa besarnya peradaban ini. Borobudur yang juga digunakan untuk kegiatan ibadah, merupakan adikarya spiritual arsitektur dan menjadi bukti keunggulan Indonesia.
“Borobudur adalah tempat ibadah dan ada ratusan bahkan ribuan orang yang datang beribadah, serta menunjukkan pesan universal, toleransi, dan rasa hormat yang disampaikan oleh Indonesia,” ungkapnya.
Macron juga menyampaikan kekaguman atas kekayaan sejarah, artistik, dan budaya Indonesia. Menurut dia, Candi Borobudur bukan hanya monumen, melainkan lambang keunggulan manusia, dan sumber inspirasi untuk seluruh dunia.
Di hadapan warisan budaya dunia itu, Macron menyampaikan peluang peningkatan kerja sama dalam industri kreatif, antara Indonesia-Perancis. Diketahui, selama ini banyak seniman dan pelaku industri kreatif yang sudah dikenal di Perancis. Misalnya pada bidang perfilman banyak tokoh Indonesia yang sudah dikenal melalui Festival Film Cannes maupun event lain. Begitu halnya dengan bidang fesyen, di mana sudah banyak desainer yang ikut terlibat dalam fashion week di Perancis. (Humas Jateng)*ul