Penulis: MH

  • UNTUK MASA DEPAN PROFESI AKTUARIS INDONESIA, PAI Luncurkan 6 Program Strategis

    UNTUK MASA DEPAN PROFESI AKTUARIS INDONESIA, PAI Luncurkan 6 Program Strategis

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM-Profesi aktuaris memasuki babak baru. Melalui gelaran 8th Indonesian Actuaries Summit 2025 (IAS’25), Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) meresmikan enam program terobosan yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat relevansi peran aktuaris di tengah dinamika ekonomi dan teknologi global.

    Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) terus menunjukkan eksistensinya sebagai pilar penting dalam industri asuransi dan keuangan Indonesia. Melalui berbagai inisiatif baru yang diluncurkan di IAS’25, profesi aktuaris kini semakin siap menavigasi ketidakpastian dan membentuk masa depan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

    Mengusung tema “Navigating Uncertainty, Shaping Tomorrow”, forum tahunan yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia itu bukan sekadar ajang temu profesional, tapi juga menjadi laboratorium ide untuk menciptakan profesi aktuaris yang lebih adaptif, inklusif, dan progresif. Menurut Ketua PAI, Paul Setio Kartono, IAS merupakan wadah berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat strategis dalam pengembangan komunitas dan pemasyarakatan profesi aktuaris.

    Salah satu sorotan utama IAS’25 adalah peluncuran enam program baru untuk anggota PAI. Dimulai dari kerja sama dengan
    CERA Global, yang membuka peluang bagi aktuaris Indonesia untuk meraih gelar Chartered Enterprise Risk Actuary dan bergabung dalam jejaring global yang beranggotakan lebih dari 7.000 profesional. Tak kalah penting, PAI juga meluncurkan
    standar praktik aktuaria syariah pertama di dunia, sebuah langkah inovatif yang memperkuat posisi Indonesia di kancah aktuaria global.

    Selain itu, disahkan pula standar praktik analisis keuangan program jaminan sosial dan standar praktik PSAK 219 untuk imbalan kerja, yang diadopsi dari standar internasional milik International Actuarial Association (IAA). PAI juga meresmikan Indonesian Actuarial Journal, jurnal akademik aktuaria pertama di Asia yang ditulis oleh praktisi dan akademisi nasional. Terakhir, PAI memperkenalkan layanan informasi berbasis WhatsApp, yang memudahkan anggota mengakses informasi terkini secara langsung dan responsif.

    Dalam sambutannya, Paul menegaskan, PAI juga tengah menyelesaikan riset penting terkait analisis asuransi kesehatan dan penentuan premi, terutama yang berkaitan dengan sistem co-payment. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa PAI tidak hanya
    menjaga integritas profesi, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata dalam pembenahan sektor keuangan nasional.

  • Perkuat Ekonomi Maritim, PNM Latih Perempuan Pesisir Olah Hasil Laut Jadi Bernilai Tinggi

    Perkuat Ekonomi Maritim, PNM Latih Perempuan Pesisir Olah Hasil Laut Jadi Bernilai Tinggi

    Dok.Istimewa

    MAJALAHNDN.COM-Pemberdayaan perempuan menjadi kunci penting dalam penguatan ekonomi maritim Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menunjukkan komitmennya lewat program Kampung Madani PNM di kawasan pesisir, salah satunya di Desa Sarangmeduro, Kabupaten Rembang dan Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon. Program ini dirancang khusus untuk mendukungkelompok ibu ibu nelayan dan pelaku usaha kecil agar mampumengelola potensi laut secara produktif, terstruktur, dan berkelanjutan. Di Desa Sarangmeduro misalnya, PNM membentuk klasterisasiIkan Asap. Ratusan nasabah PNM Mekar menerima pelatihan mulai dari proses pengolahan ikan asap secara higienis, packaging modern, hingga literasi keuangan dan sertifikasi halal. Harapannya, produk olahan ikan asap tak hanya menguasai pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasarmodern dan menjadi penyuplai dapur gizi nasional.

    Sementara itu di Desa Mundu Pesisir, Cirebon, PNM mengembangkan klasterisasi Olahan Hasil Laut. Mayoritasnasabah PNM Mekaar di desa ini merupakan perempuan pesisiryang dilatih diversifikasi produk, strategi pemasaran online danoffline, hingga pemanfaatan limbah hasil laut. Mundu Pesisir ditargetkan mampu menghasilkan produk unggulan skala nasional dan meningkatkan potensi ekowisata pesisirkedepannya.

    “Dengan klasterisasi, program pemberdayaan menjadi lebihterarah sesuai potensi lokal. Perempuan pesisir bukan hanya mendukung ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi garda depandalam memperkuat ketahanan ekonomi maritim Indonesia,” ujarSekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary.

    Selain pelatihan usaha, PNM juga menyertakan program tanggung jawab social yang dikemas dalam PNM Peduli di kedua desa, mulai dari pembangunan Ruang Pintar PNM untukbelajar secara gratis, penyediaan sarana air bersih, hinggapenanaman mangrove. Di Sarangmeduro, masyarakat juga mendapatkan sosialisasi hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, hingga program PNM Mengajar.

    “Pemberdayaan yang kami lakukan tidak hanya fokus padausaha, tapi juga menyentuh aspek sosial dan lingkungan. Karena perempuan pesisir yang sehat, cerdas, dan berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat dan generasi maritim yang tangguh,” tambah Dodot.

    Langkah PNM ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekonomi berbasis maritim. Dengan melibatkan perempuan pesisir sebagai motor penggerak, potensi laut dapatdiolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

    Kedua desa binaan ini ditargetkan mampu menghasilkan produkolahan laut bersertifikat halal, memperluas akses pemasaran, dan membangun jejaring ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Dengan strategi berbasis klaster, PNM optimis perempuan pesisir akan menjadi agen perubahan, bukan hanya untuk ekonomi keluarga, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi maritim Indonesia di masa depan.

  • KAWAL MASA DEPAN EKONOMI HIJAU INDONESIA, GAPKI JAWAB TANTANGAN

    KAWAL MASA DEPAN EKONOMI HIJAU INDONESIA, GAPKI JAWAB TANTANGAN

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Industri kelapa sawit Indonesia terus menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Namun, di tengah tantangan global dan domestik yang semakin kompleks, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan pentingnya transformasi industri ini agar tetap relevan dan berdaya saing tinggi.

    Sekretaris Jenderal GAPKI, M. Hadi Sugeng, mengungkapkan serangkaian strategi dan harapan agar industri sawit tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memimpin di era ekonomi berkelanjutan. Kunci utama penguatan industri sawit menurut GAPKI adalah peningkatan produktivitas dan hilirisasi. “Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) harus berjalan sesuai target 180 ribu hektare per tahun,” tegas Hadi kepada Siar Indonesia.

    Katanya, GAPKI juga mendorong perusahaan besar melakukan peremajaan menggunakan klon unggul dan menerapkan praktik pertanian terbaik (GAP dan GMP), agar hasil panen meningkat tanpa perlu ekspansi lahan baru.

    Di sisi lain, untuk mendukung program pemerintah dalam swasembada energi dengan meningkatkan bauran biodesel dari produk kelapa sawit (B50, B60, dst) sebagai energi baru terbarukan dengan kajian yang matang dan komprehensif, GAPKI mengusulkan perlunya pengembangan dedicated area untuk energi menjadi solusi cerdas agar kebutuhan sawit untuk biodiesel tidak mengganggu pasokan pangan maupun industri ekspor.

    Tapi Diakuinya, untuk memeluskan harapan tersebut tidaklah mudah. Salah satu tantangan berat dalam negeri terkait industri sawit adalah masih tumpang tindihnya regulasi dan belum tuntasnya penyelesaian kebun sawit yang masuk kawasan hutan. GAPKI berharap pemerintah memberikan kepastian hukum dan menyelesaikan persoalan tata ruang secara adil, sehingga pengusaha sawit dapat beroperasi sesuai koridor hukum dan lingkungan.

    Selain itu, GAPKI menegaskan pentingnya mengikuti aturan dalam pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Setiap PKS wajib memiliki minimal 20% kebun inti dan kemitraan dengan petani, agar tidak merusak rantai pasok dan tata niaga yang telah berjalan.

    Ditambahkan Hadi, tantangan dari luar negeri juga tak kalah besarnya. Pemberlakuan tarif tinggi oleh Amerika Serikat membuat posisi ekspor sawit Indonesia kian tertekan. Beban ekspor Indonesia saat ini mencapai US$ 221,12/ton, jauh di atas Malaysia yang hanya US$ 140/ton. GAPKI mendorong adanya penyesuaian beban ekspor agar produk sawit Indonesia tetap kompetitif di pasar global.

    Di sisi lain, GAPKI juga bersiap menyambut implementasi EU-DR pada 2026 dengan memastikan rantai pasok sawit memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan Uni Eropa. Kolaborasi dengan pemerintah dalam diplomasi dagang dan pembenahan regulasi menjadi kunci dalam menghadapi situasi ini.

  • Bupati Pati Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Tiga Desa

    Bupati Pati Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung Tiga Desa

    Dok.Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan jembatan di Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu 27 Juli 2025.Jembatan ini menjadi akses penting yang menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa tlogoayu, Karaban, dan Wuwur.

    Dalam keterangannya, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD Kabupaten Pati, Abid, dan tokoh masyarakat Desa Karaban Kusnan selaku Kepala Desa.

    “Jembatan ini dibangun atas permintaan Mas Abid dan Pak Inggi. Dulunya jembatan ini hanya selebar 2 meter dan posisinya menurun, sehingga saat hujan sering terjadi penyumbatan air dan menyebabkan banjir lebih besar,” jelas Sudewo.

    Kini, jembatan tersebut dibangun dengan panjang 14,8 meter dan lebar 7 meter, serta ditinggikan untuk mencegah risiko banjir. Pembangunan jembatan ini menelan anggaran sebesar Rp2,1 miliar, dan akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan senilai Rp1 miliar guna mendukung kelancaran arus transportasi warga.

    “Dengan jembatan yang lebih lebar dan tinggi, akses warga semakin lancar, terutama untuk mengangkut hasil pertanian,” ujar Bupati. “Mohon doa dan dukungan masyarakat agar proyek ini selesai dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.”imbuhnya.

    Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas persoalan banjir yang selama ini terjadi, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pati.

  • Bank Jateng Syariah Dianugerahi Top Digital Public Relations Award 2025

    Bank Jateng Syariah Dianugerahi Top Digital Public Relations Award 2025

    Dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM-Komitmen Bank Jateng Syariah dalam membangun komunikasi publik yang inklusif dan adaptif terhadap era digital membuahkan hasil gemilang. Dalam ajang bergengsi 7th Indonesia Top Digital Public Relations Award 2025, institusi ini dinobatkan sebagai salah satu lembaga terbaik dalam pengelolaan strategi komunikasi digital yang berdampak.

    Penghargaan tersebut diterima oleh Eksekutif Senior Syariah Bank Jateng, Agus Sapto Prasetio, mewakili Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah (UUS), dalam seremoni yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Acara ini diselenggarakan oleh InfoEkonomi.ID bersama TRAS N CO Indonesia sebagai lembaga riset independen.

    Bank Jateng Syariah dinilai unggul berkat keberhasilannya membangun ekosistem komunikasi digital yang informatif dan transformatif. Pendekatan yang digunakan mengedepankan nilai-nilai human-centered, kearifan lokal, serta prinsip syariah yang universal.

    “Komunikasi digital bukan sekadar eksistensi di media sosial, tapi tentang menyampaikan pesan yang bermakna dan membangun kepercayaan publik,” ujar Agus. Ia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil sinergi lintas unit yang mengintegrasikan strategi bisnis, keberlanjutan, dan komunikasi publik secara adaptif.

    📊 Penilaian Berdasarkan Riset Independen

    CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan melalui riset Top Digital PR Index 2025 terhadap lebih dari 1.000 institusi di Indonesia. Riset ini menggunakan metode desk research dengan tiga parameter utama: Digital Media Aspect, Social Engagement Aspect, dan Digital Mention Aspect.

    CEO InfoEkonomi.ID, Arief Munajad, berharap penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi institusi untuk terus memperkuat strategi komunikasi digital yang efektif dan berdampak luas.

    Selama dua tahun terakhir, Bank Jateng Syariah telah menjalankan berbagai program untuk memperkuat kapabilitas komunikasi digitalnya, antara lain:

    • Edukasi literasi keuangan syariah melalui konten digital
    • Kampanye berbasis nilai ta’awun dan pemberdayaan komunitas lokal
    • Respons cepat dalam komunikasi krisis dan reputasi
    • Integrasi PR digital dengan program keberlanjutan dan pengembangan UMKM

    Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi Bank Jateng Syariah sebagai institusi keuangan yang mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam hal transparansi, preferensi generasi muda, dan kemajuan teknologi komunikasi.

    🌱 Komitmen Masa Depan

    Ke depan, Bank Jateng Syariah berkomitmen untuk terus mengembangkan pola komunikasi publik yang partisipatif, etis, dan selaras dengan dinamika sosial teknologi. Dalam semangat synergy for prosperity, institusi ini akan terus mendorong inklusi keuangan syariah dan menghadirkan solusi finansial yang maslahat bagi umat.

    Kalau kamu ingin versi headline yang lebih provokatif atau gaya penulisan yang lebih formal atau santai, aku bisa bantu ubah juga!

  • Dukung Percepatan Pelayanan Karantina Sulawesi Selatan Sosialisasikan Perba No. 5 Tahun 2025

    Dukung Percepatan Pelayanan Karantina Sulawesi Selatan Sosialisasikan Perba No. 5 Tahun 2025

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan melakukan sosialisasi Peraturan Badan Karantina (Perba) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Komoditas Wajib Periksa Karantina kepada pemangku kepentingan, mulai dari instansi terkait baik itu tingkat pusat dan daerah, pelaku usaha, hingga asosiasi perdagangan pada Senin (7/7). 

    ‘Peran Barantin menjadi semakin krusial, dimana tugasnya bukan sekadar menjaga pintu masuk dan keluar negeri, tapi juga memastikan bahwa setiap komoditas yang beredar itu aman, sehat, dan sesuai standar internasional. Sehingga diperlukan regulasi yang adaptif, sistem pelayanan yang cepat, serta dukungan fiskal yang berkelanjutan,” ungkap Wahyu Widodo, Direktur Tindakan Karantina Ikan, Deputi Bidang Karantina Ikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

    Perba Nomor 5 tahun 2025 tersebut mengatur tentang tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Jenis Komoditas Wajib Periksa Karantina Hewan, Ikan, Dan Tumbuhan. Implementasi terhadap regulasi tersebut juga telah terintegrasi dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW) melalui mekanisme Single Submission Quarantine Custom (SSMQC).

    SSMQC merupakan salah satu layanan integrasi dalam sistem INSW yang menggabungkan proses pemeriksaan karantina dan kepabeanan (Customs) secara digital dan terkoordinasi, dalam satu sistem pengajuan perizinan untuk kegiatan ekspor dan impor.

    Kegiatan yang mengambil tema Percepatan Layanan Karantina dan Penguatan Jaminan Kesehatan dan Keamanan dalam Fasilitasi Perdagangan tersebut menjadi ruang dialog yang penting dalam menyamakan persepsi, memperjelas implementasi teknis di lapangan, serta menyerap aspirasi dari para pelaku usaha yang akan menjalankan regulasi. Beberapa poin utama yang dibahas mencakup penyederhanaan prosedur pemeriksaan, digitalisasi layanan, serta penguatan sistem manajemen risiko dalam pengawasan karantina.

    Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah yang juga hadir dalam acara tersebut menekankan akan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan bahwa komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan yang masuk dan keluar wilayah Indonesia khususnya dari dan ke Sulawesi Selatan bebas dari hama dan penyakit, serta memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan.

    Menurut Djaka Kusmartata, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Selatan yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut juga juga setuju, bahwa untuk mengembangkan daya saing global berbagai komoditas dan produk nasional, perlu dibangun melalui sinergi pelayanan, seperti melalui SSMQC, yang harus dilaksanakan dengan menggunakan standar untuk memastikan segala sesuatu berjalan dengan baik.

    Dengan diterbitkannya Perba No. 5 Tahun 2025 tersebut, diharapkan terjadi peningkatan efisiensi layanan karantina sekaligus penguatan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, kelestarian sumber daya alam hayati, dan keberlangsungan ekspor nasional.

    “Peraturan ini hadir sebagai langkah strategis untuk mempercepat layanan karantina tanpa mengesampingkan fungsi utama pengawasan. Kita ingin memastikan bahwa setiap komoditas yang diperdagangkan terjamin kesehatan dan keamanannya, sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk nasional di pasar global,” pungkas Chadidjah.

  • Jasa Marga & Jasa Raharja Tandatangani MoU Talent Mobility, Memperkuat Ekosistem SDM BUMN Menuju Kepemimpinan Adaptif,

    Jasa Marga & Jasa Raharja Tandatangani MoU Talent Mobility, Memperkuat Ekosistem SDM BUMN Menuju Kepemimpinan Adaptif,

    dok. Istimewa

    MAJALAHNDN.COM- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Jasa Raharja menegaskan komitmen sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Talent Mobility. Acara yang berlangsung di Kantor Pusat Jasa Marga ini menandai tonggak awal inisiatif strategis untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia unggulan. Dengan membuka akses lintas perusahaan, kolaborasi ini memungkinkan talenta terbaik kedua perusahaan menggali keahlian baru, memperkaya wawasan bisnis, dan memperkuat kemampuan memimpin dalam menghadapi tantangan era disruptif.

    Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendukung kebijakan pengembangan talenta yang telah lama diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program Talent Mobility ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi lintas perusahaan yang bersifat terbuka dan progresif.

    “Penandatanganan ini adalah langkah awal, yang selanjutnya akan diikuti dengan proses penjajakan lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama dan peluang yang bisa dibuka bersama,” ucap Rivan.

    Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Operasi dan Pelayanan Jasa Marga Fitri Wiyanti, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Ari Wibowo, serta jajaran BOD-1 Jasa Marga Group. Sedangkan dari Jasa Raharja hadir Plt Direktur Utama Jasa Raharja Rubi Handojo, Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Raffisukmawan, dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan.

    Rivan menambahkan bahwa kesepakatan ini adalah awal dari proses sinergi yang lebih luas di lingkungan BUMN, khususnya di bawah ekosistem Danantara, yakni kelompok BUMN yang dipayungi oleh Kementerian BUMN untuk mempercepat transformasi dan kolaborasi antarperusahaan.

    Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo menyambut inisiatif ini sebagai terobosan progresif yang menciptakan ruang pertumbuhan bagi karyawan. Ia menilai inisiatif ini menjadi wadah penting untuk memperluas wawasan, memperkaya pengalaman lintas sektor, dan membekali karyawan dengan kompetensi yang relevan terhadap tantangan ke depan.

    “Kolaborasi ini akan memperkaya perspektif dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan transformatif. Keunggulan kompetitif tidak lagi ditentukan hanya oleh kompetensi teknis, melainkan juga kemampuan beradaptasi dan kolaborasi lintas fungsi,” ujar Rubi.

    Penandatanganan MoU ini tidak hanya menegaskan komitmen Jasa Marga dan Jasa Raharja dalam membangun pemimpin masa depan, tetapi juga memperkuat budaya sinergi berkelanjutan di lingkungan BUMN. Dengan semangat kolaborasi yang progresif, kedua perusahaan siap bersinergi untuk mencapai visi bersama dalam mencetak talenta yang unggul dan siap menghadirkan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

  • Dukung UMKM dan Pembangunan Lapangan Gaspa di Palopo, Pemerintah Provinsi Sulsel Gelontorkan Rp 3,5 Miliar

    Dukung UMKM dan Pembangunan Lapangan Gaspa di Palopo, Pemerintah Provinsi Sulsel Gelontorkan Rp 3,5 Miliar

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi kerakyatan di daerah. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menyerahkan dana sebesar Rp 3,5 miliar kepada Pemerintah Kota Palopo. Dana ini dialokasikan untuk dua prioritas utama: pembangunan dan revitalisasi Lapangan Gaspa serta dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palopo.

    Penyerahan dana ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sulsel untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayahnya. Lapangan Gaspa, yang merupakan ikon olahraga dan ruang publik penting di Palopo, akan mendapatkan sentuhan modernisasi agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial lainnya.

    Selain itu, sebagian dari dana hibah ini akan didedikasikan untuk pengembangan UMKM di Palopo. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. “Dukungan ini diharapkan dapat membantu UMKM di Palopo untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” ujar Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya.

    Bantuan ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Palopo, yang menyatakan bahwa dana tersebut akan segera dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan penuh dari Bapak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Pemprov Sulsel. Dana ini akan sangat berarti bagi kemajuan Palopo, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan ekonomi masyarakat,” kata Firmanza, PJ Walikota Palopo.

    Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, pembangunan di Palopo dapat berjalan lebih cepat, serta UMKM setempat dapat berkembang pesat, memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Palopo.

  • Krakatau Steel Tandatangani Nota Kesepahaman pada BRICS Matchmaking Meeting di Beijing

    Krakatau Steel Tandatangani Nota Kesepahaman pada BRICS Matchmaking Meeting di Beijing

    dok. istimewa

    MAJALAHNDN.COM- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menandatangani nota kesepahaman bersama Xiamien ITG Group Co., Ltd. (International Trade Group/ITG) dan PT Dexin Steel Indonesia dalam acara BRICS Innovation Base Industry Project Matchmaking Meeting di Beijing, China, pada 28 Juni 2025. Acara yang diadakan dalam rangka memperdalam kerja sama industri di antara negara-negara anggota BRICS ini diselenggarakan oleh BRICS Partnership on New Industry Revolution Innovation Center Innovation Base yang berpusat di Xiamen, China. Vice President of Strategic Material & Service Procurement Krakatau Steel Ridho Indra Permana hadir sebagai perwakilan Krakatau Steel dalam penandatangan nota kesepahaman ini. Indonesia dalam hal ini turut berpartisipasi mengingat pada tanggal 6 Januari 2025 Indonesia resmi menjadi anggota penuh blok ekonomi BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa).

    “Pada acara ini Krakatau Steel sebagai bagian dari delegasi Indonesia, berkolaborasi dengan Xiamen ITG Group Co,. Ltd. dan PT Dexin Steel Indonesia dalam kerja sama untuk produk-produk baja seperti Slab, Hot Rolled Coil, maupun potensi kerja sama lainnya,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan.

    Dalam event ini dikumpulkan 200 perwakilan dari negara-negara yang tergabung dalam BRICS dan mitranya serta berfokus pada pembangunan platform kerja sama inovatif yang mengintegrasikan pencocokan proyek, pertukaran teknologi maupun kolaborasi industri. 

    “Secara total ada 12 proyek dengan nilai melebihi 30 miliar Yuan (USD4,18 miliar) di mana Krakatau Steel menjadi salah satu perusahaan asal Indonesia yang menandatangani nota kesepahaman dalam acara ini. Proyek-proyek ini merupakan proyek dengan skala investasi besar, cakupan bidang yang luas dan tingkat kerja sama tinggi. Saat seluruh proyek terealisasi, ini akan memberikan dorongan besar terhadap pengembangan basis inovasi BRICS,” tambah Akbar.

    Sekretaris Komite Partai Kota Xiamen Cui Yonghui mengatakan bahwa acara ini telah memilih proyek-proyek industri berkualitas tinggi yang mencakup berbagai bidang utama seperti digital manufacturinggreen and low-carbon development, kesehatan, serta penelitian dan inovasi ilmiah yang memiliki potensi pasar yang sangat besar serta menawarkan ruang yang luas untuk kerja sama.

    Menutup pernyataannya Akbar Djohan menyatakan antusiasmenya terhadap kerja sama dan kolaborasi ini yang terjalin pada event BRICS ini. Krakatau Steel sangat terbuka terhadap kerja sama strategis berskala global baik dalam bisnis baja maupun non baja. Kerja Sama dengan ITG bahkan dapat memperluas pangsa pasar baja Asia Tenggara ke pasar internasional.

    “Krakatau Steel terus berupaya melakukan peningkatan kinerja salah satunya dengan menangkap peluang potensi kerja sama strategis berskala global. Sudah saatnya Krakatau Steel mendunia, semakin luas cakupan pasar yang kita kembangkan, maka semakin besar peluang kolaborasi dan kerja sama yang terjalin sehingga Krakatau Steel menjadi lebih hebat lagi di masa depan,” pungkas Akbar Djohan.

  • DKI-Kemenpar Jalin Kerja Sama Pengembangan Pariwisata

    DKI-Kemenpar Jalin Kerja Sama Pengembangan Pariwisata

    dok. Istimewa/ Reza

    MAJALAHNDN.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata RI menjalin kerja sama dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan pariwisata.

    Penandatanganan ini bertujuan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global di masa mendatang.

    Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Sunda Kelapa, Balai Kota DKI Jakarta dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung serta Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Kamis (3/7).

    Pramono Anung menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Pariwisata atas terjalinnya kerja sama ini.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Pariwisata. Banyak sekali hal-hal yang akan dikerjasamakan,” ujar Pramono.

    Ia menyebutkan beberapa fokus kolaborasi yang akan dilakukan, termasuk pengembangan fesyen, infrastruktur MICE (MeetingsIncentivesConferences, and Exhibitions), revitalisasi kawasan seperti Kota Tua, dan pengelolaan sampah yang kini dapat memberikan keuntungan bagi pembangunan kota.

    Senada, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga menyambut baik terjalinnya kerja sama ini.

    “Terima kasih. Senang sekali diterima Bapak Gubernur untuk melakukan kerja sama dan menjajaki kolaborasi yang lebih intens lagi dengan ditandatangani MoU hari ini,” ucap Widiyanti.

    Ia menambahkan, Kemenparekraf siap memberikan dukungan dengan berbagai program promosi, event, dan penataan kota untuk bersama-sama memajukan pariwisata Jakarta.

    Sektor pariwisata Jakarta menjadi salah satu yang dapat dikembangkan karena memiliki nilai tambah yang tinggi dan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi.

    Nota Kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata ini mencakup berbagai aspek, antara lain pengembangan destinasi pariwisata; penyelenggaraan kegiatan event dan MICE; peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata; dan pencapaian predikat yang diakui pariwisata internasional untuk kota Jakarta.

    Selain itu, juga untuk pengembangan pemasaran pariwisata; peningkatan kerja sama industri dan investasi pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan; serta pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.